Antara Rukyah dan Pengobatan Medis bagi ODS

 

Oleh Mrs. A

 

Salam sahabatku ODS dan Caregiver,

Seringkali banyak yang memperdebatkan antara pengobatan medis dan rukyah. Masih banyak orang yang berpendapat jika skizofrenia adalah penyakit karena kurang iman, tidak dekat dengan Tuhan dan kena pengaruh jin.

Ketika dibawa ke praktisi rukyah mereka bereaksi seperti layaknya orang yang kena jin. Ada yang berteriak. Bahkan melakukan gerakan seperti menari-nari. Sehingga orang menyimpulkan dia terkena serangan dari makhluk gaib.

Tidak saya ingkari saya juga pernah dirukyah bahkan berkali kali. Saya juga mempunyai reaksi yang sama dengan orang yang telah terkena jin. Namun setelah dirukyah saya tetap mengalami gejala gejala yang terdapat pada penderita skizofrenia. Misalnya saya mengalami halusinasi dengar yaitu suara suara yang seperti direkam di otak, mengalami kelemahan dalam melakukan aktivitas (malaise) mengalami kesulitan dalam menilai kenyataan. Mengalami gangguan komunikasi dalam menyelesaikan dan mengenali masalah. Saya merasa lingkungan sekitar menyeramkan, tidak dapat melakukan tindak eksekutif untuk memutuskan yang terbaik untuk diri saya

Saya tetap mengalami relaps meskipun dirukyah berkali kali. Ketika disuntik obat baru saya sembuh. Saya memang rutin suntik agar kemampuan kognisi saya tetap terjaga. Dan agar saya tetap berpikir sesuai nalar.

Untuk meningkatkan kemampuan mengenali masalah saya lakukan dengan menonton film . Film-film yang saya tonton ada yang menampilkan masalah yang hampir sama dengan saya. Yang saya perlukan adalah melihat bagaimana tindakan dan sikap para tokohnya dalam menghadapi konflik.

Kembali berbicara antara rukyah dan medis. Marilah kita berpikir dengan lapang. Terkadang penyakit yang tidak bisa disembuhkan oleh medis bisa disembuhkan melalui rukyah. Banyak juga penyakit yang katanya pengaruh sihir dan guna-guna ternyata adalah penyakit medis.

Dalam kasus skizofrenia banyak gejala gejala yang tidak tercakup dalam gejala terkena sihir dan jin. ODS hanyalah kehilangan cara untuk melakukan tindakan sesuai nalar untuk mengatasi masalah yang dihadapinya. Hal itu disebut mekanisme koping. Dari observasi yang saya lakukan orang beragama lain pun mengalami gejala yang sama dengan skizofrenia yang dialami orang Islam. Hal ini kita bisa menempatkannya sebagaimana penyakit tifus, malaria ataupun kanker yang butuh solusi medis untuk menyelesaikannya.

Hal itu bukan berarti terapi rukyah itu salah. Terapi ini bisa saja dilakukan untuk pendamping obat. Obat tidak hanya satu satunya faktor untuk menyembuhkan ODS. Pendekatan spiritual bahkan ada dalam juklak pemulihan dalam ilmu psikiatri.

Jadi tidak perlu lagi mempertentangkan antara rukyah dan pengobatan medis. Rukyah adalah pengobatan secara Islam dan medis juga saat dianjurkan oleh islam. Asalkan jangan pergi ke dukun mandi kembang tujuh rupa, datang ke kuburan meminta pada makhluk makhluk tertentu yang malah mendatangkan mudharat.

Ikhtiar yang baik sambil meminta pertolongan Yang Maha Kuasa. Bukan ikhtiar kita yang menentukan kesembuhan tapi Allah SWT yang menentukan apakah kita akan sembuh atau selamanya menjadi ODS. Tetap semangat  dan terus bersyukur.

Semoga bermanfaat. Wassalam.

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan