Informasi Obat-obatan Kesehatan Jiwa oleh Prof. David Castle & Ms. Nga Tran


Diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia dari buku kecil Prof. David J. Castle dan Nga TranPsychiatric Medication Information: A Guide for Patients and Carers, 4th Edition (August 2016) oleh 
Anta Samsara (anta.samsara@gmail.com, https://web.facebook.com/antasamsara)

Edisi Bahasa Indonesia telah mendapatkan izin penyebarluasannya oleh Prof. David Castle. Jika Anda ingin mereproduksi ke dalam bentuk atau bahasa lain silakan kontak ke:

Professor David J. Castle
Tel: (61 3) 9288 4751 Fax: (61 3) 9288 4802
david.castle@svhm.org.au

Unduh gratis berkas PDF-nya di sini.

 

DAFTAR ISI

Catatan obat-obatan yang anda gunakan

Berbagi mengenai pengambilan keputusan dan informasi obat

Gangguan jiwa, obat-obatan, dan mengemudi

Obat sebagai bagian dari pemulihan

Menemukan obat yang tepat

Hal-hal yang harus diketahui oleh dokter anda

Kombinasi yang beresiko

Efek samping dan reaksi lainnya

Dosis dan penjadwalan

Kondisi-kondisi khusus

Tips untuk membantu anda minum obat secara teratur

Berapa lama terapi obat akan berlangsung?

Strategi untuk mengatasi efek samping yang umum

Tidur

Pertambahan berat badan

Mulut kering

Sembelit

Kepala terasa ringan

Mual

Buang air kecil yang tidak terkendali

Obat-obatan yang umum dalam kesehatan jiwa

Antipsikotik

Antidepresan

Obat penstabil alam perasaan

Anti kecemasan

Obat-obatan yang meredakan efek samping obat lain

Depresi

Pengobatan medis untuk depresi

Benzodiazepine

Pengobatan yang lainnya

Terapi kejut listrik (electroconvulsive therapy – ECT)

Antidepresan

Mengapa penting untuk tetap meminum antidepresan?

Butuh waktu berapa lama agar antidepresan bekerja?

Bagaimanakah cara kerja antidepresan?

Apa yang akan terjadi jika saya melewatkan waktu minum obat?

Apakah antidepresan punya efek samping yang tidak menyenangkan?

Petunjuk praktis

Peringatan umum

Gangguan bipolar

Obat-obatan yang digunakan untuk pemulihan dari gangguan bipolar

Obat-obatan penstabil alam perasaan (mood stabilizers)

Apakah guna dari obat-obatan penstabil alam perasaan?

Bagaimanakah obat-obatan tersebut bekerja?

Berapa lama jangka waktu yang dibutuhkan agar obat-obatan tersebut bekerja?

Mengapa sangat penting untuk tetap meminum obat-obatan itu?

Apa yang akan terjadi jika saya melewatkan dosis?

Apakah obat penstabil alam perasaan membutuhkan pemantauan?

Apakah obat penstabil alam perasaan punya efek samping yang tidak menyenangkan?

Peringatan umum

Efek samping yang umum pada penggunaan obat penstabil alam perasaan

Efek samping yang jarang pada penggunaan obat penstabil alam perasaan

Psikosis

Pengobatan apa saja yang tersedia untuk gangguan psikotik?

Obat-obatan antipsikotik

Butuh waktu berapa lama bagi antipsikotik untuk bekerja?

Bagaimanakah cara antipsikotik bekerja?

Berapa lama seharusnya anda meminum obat ini?

Apa yang terjadi jika saya melewatkan dosis?

Apakah antipsikotik berinteraksi dengan obat-obatan jenis lain?

Apakah antipsikotik memiliki efek samping yang tidak menyenangkan?

Depot/antipsikotik suntik jangka panjang

Efek samping yang mungkin dari penggunaan antipsikotik

Peringatan umum

Clozapine

Apakah clozapine itu?

Bagaimanakah cara clozapine bekerja?

Hal-hal yang harus dilakukan jika menggunakan clozapine

Mengapa merupakan hal yang penting untuk tetap meminum clozapine?

Apa yang akan terjadi jika saya melewatkan dosis?

Apa yang akan terjadi jika saya menggunakan terlalu banyak?

Interaksi dengan obat lain

Kartu waspada clozapine

Peringatan umum

Efek samping yang umum dalam penggunaan clozapine

Efek samping yang jarang dalam penggunaan clozapine

Mengelola gangguan tidur

Tidur yang normal

Insomnia

Evaluasi

Alat pengukur tidur (polysomnography)

Membantu diri anda untuk mendapatkan tidur yang baik

Latihan relaksasi otot

Menjaga kesehatan fisik anda

Strategi umum: diet dan olahraga

Diet: 10 tip teratas

Pemantauan metabolisme yang disarankan

Merokok dan obat-obatan kesehatan jiwa

Terapi penggantian nikotin

Penyalahgunaan dan ketergantungan zat

Ketergantungan terhadap madat (opium)

Ketergantungan alkohol

Ucapan terima kasih

 

CATATAN OBAT-OBATAN YANG ANDA GUNAKAN

Menyimpan sebuah catatan harian adalah hal termudah untuk membantu Anda mengingat perintah dokter Anda, mengenai besarnya dosis yang harus kita minum.

Detail Diri Anda: __________________________________________________

Nama Dokter: ____________________________________________________

No. Telepon Dokter: _______________________________________________

Obat-obatan yang Digunakan pada Saat Ini[1]
Tanggal Mulai/
Perubahan Dosis
Nama Dosis Frekuensi per Hari Komentar
         
         
         
         
         
         
         
         
         
         
         
         
         
         
         
         
         
         
         
         
         

BERBAGI MENGENAI PENGAMBILAN KEPUTUSAN DAN INFORMASI OBAT

Penting bagi Anda dan dokter Anda untuk bekerjasama dalam pengambilan keputusan mengenai pengobatan Anda.

Ingatlah:

ANDA adalah ahli mengenai kesehatan Anda [di Australia merupakan hal yang umum untuk mengatakan bahwa orang dengan gangguan jiwa adalah ahli mengenai pemulihannya sendiri – penerjemah] ;

DOKTER ANDA adalah ahli mengenai obat-obatan beserta efek sampingnya.

Dokter Anda menyediakan informasi tentang semua pilihan yang tersedia bagi pengobatan Anda. Anda dapat mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang Anda perlukan mengenai obat medis Anda. Kemudian Anda dan dokter Anda akan membuat kesepakatan mengenai pengobatan Anda. Anda perlu memberikan masukan bagi dokter Anda mengenai apa yang Anda alami tentang obat yang Anda gunakan itu serta mendiskusikan pilihan-pilihan lain jika pengobatan tidak berjalan dengan baik.

‘Sama-sama ada kewajiban berkenaan dengan pengobatan, dengan saling menghargai dan saling mempertimbangkan. Pandanglah hal itu sebagai kemitraan antara Anda dengan dokter Anda.’

GANGGUAN JIWA, OBAT-OBATAN, DAN MENGEMUDI

Merupakan hal yang penting untuk dicatat bahwa orang dengan masalah kesehatan jiwa tertentu (misalnya skizofrenia) wajib untuk memberitahukan petugas berwenang mengenai kondisi mereka [di Australia – penerjemah].

Merupakan hal yang penting juga bahwa sejumlah obat dapat, terutama saat pertama kali digunakan, melumpuhkan kemampuan Anda untuk menyetir. Jika Anda mulai menggunakan atau berganti ke obat baru waspadalah mengenai hal ini dan diskusikanlah dengan dokter Anda.

OBAT SEBAGAI BAGIAN DARI PEMULIHAN

Sebagian besar dari kita secara rutin meminum obat-obatan untuk penyakit fisik kita. Jika kita batuk atau pilek kita menggunakan pelega pernafasan dan penghilang sakit tenggorokan. Saat kita sakit kepala kita meminum parasetamol tanpa berpikir dua kali. Banyak orang tidak menyadari bahwa sebagian besar gangguan jiwa dan masalah kejiwaan lainnya seringkali berespon terhadap obat medis. Maka, obat medis yang diminum di bawah pengawasan dokter, dapat memainkan peranan yang penting dalam meredakan gejala-gejala psikosis, depresi, mania, dan gangguan kecemasan. Obat medis dapat bersifat terapi yang singkat, atau dapat juga bersifat jangka panjang. Pada kasus-kasus tertentu dibutuhkan beberapa tahun, atau bahkan seumur hidup.

Obat tidak hanya digunakan untuk membuat kita jadi baik tapi juga digunakan untuk menjaga agar kita tetap baik. Sama halnya seperti banyak penyakit fisik seperti diabetes, epilepsi, dan tekanan darah tinggi.

MENEMUKAN OBAT YANG TEPAT

Banyak obat medis yang terbukti berguna dalam pengobatan terhadap gangguan jiwa. Menemukan obat dengan dosis yang tepat untuk tiap orang memerlukan usaha pencarian dan penyelarasan. Untuk menentukan obat yang cocok, dokter Anda akan menganalisa penyakit yang dialami oleh seseorang yang kemudian ditarik kesimpulan menjadi diagnosa yang spesifik, dan dokter Anda akan membuat pilihan akhir berdasarkan kondisi dan riwayat kesehatan Anda.

Setiap obat memiliki kelebihan dan kekurangan. Beberapa di antaranya bekerja lebih cepat daripada obat lain; sejumlah lainnya berada dalam darah lebih lama. Beberapa obat perlu diminum beberapa kali dalam sehari, yang lainnya cukup hanya diminum sekali sehari. Keefektifan obat berbeda-beda pada masing-masing individu. Masing-masing dari kita adalah unik, dan demikian juga respon kita terhadap obat yang kita gunakan. Kadang-kadang dokter Anda akan mengubah dosis atau obat yang diberikan untuk menemukan keserasian terbaik antara orang dengan obatnya.

HAL-HAL YANG HARUS DIKETAHUI OLEH DOKTER ANDA

Seorang dokter yang meresepkan obat harus tahu banyak tentang orang tersebut selain penyakit yang sedang diderita olehnya. Riwayat medis yang lengkap merupakan faktor yang penting. Untuk menjaga agar seseorang tidak terpapar interaksi obat yang berbahaya dan kontra-produktif, dokter Anda mesti tahu obat apa (termasuk obat yang dijual bebas, jamu-jamuan atau “produk alamiah” lainnya) yang sedang Anda gunakan atau pernah Anda gunakan. Dokter Anda juga perlu tahu tentang masalah atau kondisi medis yang mungkin dapat mempengaruhi pengobatan.

KOMBINASI YANG BERESIKO

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan secara bersamaan dan beberapa obat dapat sangat berbahaya ketika dicampur dengan alkohol, makanan tertentu, atau obat-obatan lainnya. Anda mesti jujur dan apa adanya ketika dokter Anda bertanya soal kebiasaan makan, riwayat kesehatan, dan obat lainnya yang Anda gunakan. Pengalaman di masa lalu dengan obat-obatan juga merupakan informasi yang berharga.

Jika Anda telah berhasil dengan obat tertentu di masa lampau, obat tersebut atau yang mirip dengan itu mungkin akan menjadi obat pilihan yang dapat dicoba ulang. Sejalan dengan itu, dokter Anda tidak akan meresepkan obat di masa lalu yang tidak berhasil. Kerabat kita yang masih satu keluarga seringkali bereaksi dengan cara yang mirip, maka riwayat keluarga dapat juga berguna untuk diketahui oleh dokter Anda.

EFEK SAMPING DAN REAKSI LAINNYA

Orang pada umumnya dapat menggunakan obat untuk memulihkan gangguan jiwa dan masalah kejiwaan lainnya tanpa kesulitan, akan tetapi kadang-kadang timbul efek samping. Efek samping berbeda-beda dari obat yang satu ke obat yang lainnya. Efek samping itu dapat meliputi gangguan yang kecil seperti mulut kering atau rasa kantuk hingga ke reaksi yang lebih serius seperti denyut jantung yang tidak teratur. Untungnya, sebagian besar efek samping menghilang pada minggu pertama atau kedua pengobatan. Jika efek samping berlanjut, atau jika efek samping itu mengganggu kegiatan sehari-hari, informasikanlah hal itu kepada dokter Anda.

Efek samping yang mungkin muncul sudah semestinya didiskusikan bersama dokter Anda sebelum terapi obat dimulai. Mengetahui apa yang mungkin terjadi dapat membuat kita waspada serta peduli terhadap hal tersebut; dan karena Anda tahu tentang hal itu membuat kita melapor secepatnya jika ada masalah. Pastikan untuk bertanya kepada dokter tentang efek samping yang mungkin dapat terjadi ketika menggunakan obat yang diberikan kepada Anda.

Obat yang baru membantu Anda untuk menjadi lebih baik, akan tetapi Anda mungkin tidak akan merasakan manfaatnya segera. Obat membutuhkan waktu untuk mulai bekerja. Dalam waktu yang sama Anda mungkin merasakan gejala-gejala yang tidak biasa Anda rasakan. Diskusikan hal ini bersama dokter Anda. Dalam waktu beberapa minggu obat yang Anda minum biasanya sudah stabil dalam darah dan pemulihan Anda akan kembali kepada jalur yang tepat.

DOSIS DAN PENJADWALAN

Mendapatkan hasil yang tepat dari obat yang kita gunakan tergantung pada kadar dan waktu yang tepat. Dosis dan frekuensi obat tersebut ditentukan oleh asupan yang konsisten dan kontinu agar kadar obat dalam darah menjadi stabil, serta ditentukan pula oleh berapa lama waktu obat tersebut tetap aktif. Jika kesulitan untuk mematuhi jadwal, Anda sudah semestinya bertanya kepada dokter apakah bisa dilakukan penyesuaian. Kadang-kadang merupakan hal yang mungkin untuk mengubah waktu minum obat, walaupun pengubahan semacam ini tidak selalu memungkinkan. Anda tidak seharusnya mengurangi dosis kecuali jika hal itu diperintahkan oleh dokter Anda. Orang yang lupa untuk minum obat pada waktu tertentu seringkali berusaha untuk melipatgandakan dan minum obat dua kali lipat daripada yang diresepkan pada waktu minum obat berikutnya. Penggandaan meningkatkan resiko akan reaksi yang buruk. Jika terjadi demikian minumlah obat yang sesuai dosis biasa dan jangan digandakan, seperti yang diresepkan dokter. 

Sejumlah orang meningkatkan dosis jika gejala-gejala mereka tidak pulih dalam waktu cepat atau karena gejala-gejala yang lama kembali. Yang lainnya menurunkan dosis tanpa berkonsultasi dengan dokter karena mereka takut akan efek sampingnya. Beberapa yang lainnya lagi memotong dosis atau bahkan menghentikan pengobatan karena gejala-gejala yang mereka alami telah menghilang. Memotong dosis atau menghentikan obat sama sekali dapat menyebabkan gejala-gejala yang lama dirasakan kembali.

KONDISI-KONDISI KHUSUS

Menggunakan obat lebih rumit bagi beberapa kelompok orang. Wanita hamil dan yang sedang menyusui, contohnya, harus menghindari obat-obatan tertentu karena dapat membahayakan sang janin. Jika Anda sedang mengandung atau berencana untuk mengandung, beritahukan hal itu kepada dokter Anda. Anak-anak dan manula juga membutuhkan perhatian khusus. Karena berat tubuh mereka yang ringan, anak-anak pada umumnya diberikan obat berdosis rendah daripada orang dewasa. Pengobatan terhadap orang tua dapat berkomplikasi dengan kondisi kesehatan yang telah dialaminya yang juga memerlukan obat, yang mungkin tidak selaras dengan obat yang baru; lagi-lagi, dosis yang kecil seringkali diterapkan kepada manula. 

‘Wanita hamil dan yang sedang menyusui, contohnya, harus menghindari obat-obatan tertentu karena dapat membahayakan sang janin. Jika Anda sedang mengandung atau berencana untuk mengandung, beritahukan kepada dokter Anda.’

TIPS UNTUK MEMBANTU ANDA MINUM OBAT SECARA TERATUR

Untuk membantu Anda meminum obat secara teratur, cobalah:

  • Minumlah pada jam-jam tertentu setiap hari
  • Kaitkan dengan aktivitas yang teratur misalnya aktivitas menyikat gigi sebelum tidur.
  • Simpanlah catatan harian obat Anda misalnya di kertas yang disisipkan pada bagian belakang sampul buku kecil ini, atau tandai pada kalender saat Anda meminumnya.
  • Gunakan kemasan yang berkotak-kotak yang dapat dibeli di apotik. Kemasan ini dapat mengurangi secara berarti masalah asupan obat dan dapat membantu Anda meraih manfaat dari obat Anda secara maksimal. Tiap dosis disusun dalam kotak yang terpisah-pisah yang membuatnya mudah untuk memeriksa apakah obat untuk waktu-waktu tertentu telah diminum. Bicaralah dengan apoteker Anda untuk informasi lebih lanjut.
  • Obat suntik jangka panjang (long-acting injectable preparations) juga merupakan alternatif yang baik yang dapat menggantikan obat yang diminum.

‘Menghentikan penggunaan obat membutuhkan kepedulian yang sama dengan memulainya. Obat seharusnya dikurangi dosisnya secara bertahap hingga dihentikan sama sekali di bawah pengawasan langsung dari dokter Anda.’

BERAPA LAMA TERAPI OBAT AKAN BERLANGSUNG?

Lama dari terapi obat berbeda-beda tergantung pada individu dan keparahan dari gangguannya. Anda biasanya akan bisa merasakan manfaat dari obat setelah setidaknya minum selama beberapa bulan. Sejumlah orang membutuhkan obat selama setahun atau lebih lama dari itu, bahkan dalam kasus-kasus tertentu hingga seumur hidup, untuk menjaga agar kondisi mereka tetap baik.

Terapi obat secara umum memerlukan dosis teratur yang terjadwal. Akan tetapi dalam kasus gangguan kecemasan yang lebih ringan atau jarang Anda akan diresepkan obat ‘PRN’ yang dapat digunakan hanya pada saat-saat tertentu ketika dibutuhkan [PRN adalah singkatan Latin pro re nata yang artinya ‘jika dibutuhkan’ – penerjemah].

Menghentikan penggunaan obat membutuhkan kepedulian yang sama dengan memulainya. Obat seharusnya dikurangi dosisnya secara bertahap hingga dihentikan sama sekali di bawah pengawasan langsung dari dokter Anda.

STRATEGI UNTUK MENGATASI EFEK SAMPING YANG UMUM

Tidur

Hal ini cenderung umum pada penggunaan awal obat atau ketika dosis obat dinaikkan secara cepat. Mulailah dari dosis yang kecil lalu ditingkatkan dosisnya secara perlahan-lahan sehingga dampaknya tidak terlalu besar. Pemberian dosis pada malam hari dapat membantu, atau perubahan dosis mungkin diperlukan. Jika efek tidur masih merupakan masalah, pertimbangkanlah untuk melakukan perubahan kepada obat yang rasa kantuknya kurang.

Pertambahan Berat Badan

Dapat merupakan masalah pada obat-obat tertentu. Mempertahankan diet yang sehat dan banyak berolahraga sangat disarankan. Dokter Anda dapat menyediakan dukungan yang sesuai untuk pengelolaan berat badan Anda.

Mulut Kering

Minumlah air yang dibubuhi jus jeruk limau, basahi dengan jeruk limau dan gliserin, sesaplah es, atau makan permen karet tanpa gula, dsb. Jika cara-cara di atas tidak berhasil, tanyalah pada apoteker Anda tentang air ludah (saliva) buatan.

Sembelit

Dapat menjadi masalah yang terus berlanjut. Memakan banyak makanan berserat dan meminum banyak air juga melakukan olahraga yang ringan sangat disarankan. Penggunaan obat pelancar buang air besar atau pencahar (obat yang mengencerkan tinja) dalam waktu singkat dapat membantu.

Kepala Terasa Ringan

Pening atau pusing pada saat berdiri dapat merupakan masalah. Jika Anda merasa pusing pada saat berdiri, duduklah, tunggu sejenak, lalu perlahan-lahan bangun kembali.

Mual

Dapat terjadi pada minggu pertama pengobatan. Meminum obat dengan makanan dapat membantu. Obat anti-mual mungkin diperlukan.

 

Buang Air Kecil yang Tidak Terkendali

Cegahlah diri Anda dari minum pada malam hari; tuntaskan buang air kecil sebelum tidur. Jika kondisi ini mengganggu, dokter Anda dapat meninjau ulang dan meresepkan obat-obatan tertentu untuk mengatasi hal ini.

OBAT-OBATAN YANG UMUM DALAM KESEHATAN JIWA

Obat-obatan kesehatan jiwa dapat dibagi ke dalam beberapa kelompok berdasarkan perbedaan kimiawinya. Berikut adalah tinjauan mengenai hal itu:

ANTIPSIKOTIK

Merupakan obat yang digunakan untuk mengatasi jenis gangguan jiwa atau masalah kejiwaan seperti skizofrenia, mania, depresi dengan ciri psikotik dan psikosis karena penyalahgunaan narkoba. Berdasarkan kondisi orang yang meminumnya, antipsikotik ini perlu diminum selama beberapa bulan, atau dalam beberapa kasus perlu tetap diminum selama beberapa tahun. Obat-obatan jenis ini memerlukan waktu beberapa minggu untuk dapat bekerja, dan jika obat ini dihentikan terlalu dini gejala-gejala kejiwaan yang sedang diobati seringkali kembali muncul.

ANTIDEPRESAN

SSRI (Selective Serotonin Reuptake Inhibitors) and SNRI (Serotonin Noradrenaline Reuptake Inhibitors) kini merupakan obat yang dipertimbangkan oleh dokter untuk diresepkan pada kali pertama untuk mengobati depresi. Keamanan dan kenyamanannya (yang hanya membutuhkan dosis sekali sehari) telah membuatnya obat yang paling banyak diresepkan di dunia. Efek samping paling umum yang teratasi setelah 3 atau 4 minggu penggunaan adalah rasa mual ringan, sakit kepala, gelisah, dan susah tidur. Disfungsi seksual, ejakulasi yang tertunda, juga tercatat sebagai efek sampingnya. Obat-obatan ini dapat menimbulkan disfungsi seksual pada wanita juga, terutama pada masalah kesulitan untuk mencapai orgasme.

Noradrenaline and Specific Serotonin Antagonists (NaSSA) and Noraderenaline Reuptake Inhibitors (NaRI) adalah antidepresan yang lebih baru dengan mode aksi yang unik. NaSSA seringkali dikaitkan dengan efek samping mengantuk dan kemungkinan pertambahan berat badan, sementara NaRI justru menimbulkan pertambahan energi.

Antidepresan Trisiklik (Tricyclic Antidepressants – TCA) adalah antidepresan efektif yang pertama kali diproduksi, yang tidak hanya ditujukan bagi depresi tapi juga efektif untuk serangan panik dan telah terbukti berhasil untuk mengobati penyakit rasa nyeri yang kronis. Trisiklik secara umum membutuhkan waktu minimal dua hingga tiga minggu untuk memberikan dampak yang baik. Efek samping obat ini meliputi pertambahan berat badan, mengantuk, mulut kering, pusing dan keterbatasan dalam hal seksual.

Vortioxetine merupakan antidepresan baru yang menyasar secara luas reseptor dalam otak. Obat ini nampaknya punya manfaat khusus untuk menangani masalah daya pikir yang berkaitan dengan depresi.

Agomelatine, antidepresan pengontrol melatonin yang membantu mengatur ‘jam biologis tubuh’ (circadian rhythm) yang kemungkinan terganggu pada orang dengan depresi. Secara umum efek samping obat ini hanya sedikit.

Golongan Obat Diresepkan untuk Gangguan Kelebihan Kekurangan
Antipsikotik (Generasi Pertama)

Chlorpromazine, Flupenthixol, Fluphenazine, Haloperidol, Pericyazine, Thioridazine, Trifluoperazine, Zuclopenthixol.

Psikosis

Skizofrenia

Skizoafektif

Beberapa di antaranya juga dapat digunakan untuk Gangguan Bipolar

Efektif untuk banyak orang.

Waktu selama 2-4 minggu dibutuhkan untuk mendapatkan respon yang penuh.

Efek samping dapat meliputi rasa gelisah, gemetar, kekakuan pada otot, sembelit dan pertambahan berat badan.
Antipsikotik (Generasi kedua dan ketiga)

Amisulpride, Aripiprazole, Asenapine, Brexpiprazole, Clozapine, Lurasidone, Olanzapine, Paliperidone, Quetiapine, Risperidone, Sertindole, Ziprasidone

Psikosis

Skizofrenia

Gangguan Skizoafektif

Beberapa di antaranya juga digunakan untuk Gangguan Bipolar

Efektif untuk banyak orang, 2-6 minggu seringkali dibutuhkan untuk mendapatkan respon penuh. Clozapine digunakan untuk mereka yang ‘kebal obat lain.’ Sebagian besar efek samping lebih ringan daripada obat generasi pertama. Tidur dan pertambahan berat badan mungkin menjadi masalah dengan beberapa obat ini.
Monoamine Oxidase Inhibitors (MAOI)

Phenelzine, Tranylcypromine

Depresi Efektif untuk depresi berat ketika antidepresan yang lain telah gagal. Diet yang ketat harus diterapkan selama penggunaan dan selama 2 minggu setelah penghentian obat.
Reversible Inhibitor of Monoamine Oxidase (RIMA)

Moclobemide

Depresi Berguna untuk menangani kecemasan dan susah tidur. Kurang efektif bagi depresi yang lebih berat.
Antidepresan Trisiklik (Tricyclic Antidepressants — TCA)

Amitriptyline, Clomipramine, Dothiepin, Doxepin, Imipramine, Nortriptyline, Trimipramine

Gangguan Depresi Berat

Gangguan Obsesif-Kompulsif (Obsessive-Compulsive Disorder — OCD)

Gangguan Panik, Gangguan Kecemasan Menyeluruh

Efektif bagi banyak orang. 2-4 minggu seringkali dibutuhkan untuk mendapatkan respon yang baik. Mulut kering, sembelit, pandangan kabur, rasa pusing, tekanan darah rendah, pertambahan berat dalam kadar sedang & kadang-kadang kesulitan ketika buang air kecil; berbahaya bagi jantung ketika overdosis.
Selective Serotonin Reuptake Inhibitors (SSRI)

Citalopram, Escitalopram, Fluoxetine, Fluvoxamine, Paroxetine, Sertraline

Gangguan Depresi Berat

Gangguan Obsesif-Kompulsif (Obsessive-Compulsive Disorder — OCD)

Gangguan Panik, Gangguan Kecemasan Menyeluruh

Efektif bagi sebagian besar orang, dosis cukup sekali sehari. Seringkali membutuhkan 2-4 minggu untuk mendapatkan respon. Rasa mual, susah tidur, sakit kepala, dan rasa gugup. Dilaporkan juga adanya penundaan ejakulasi.
Serotonin Noradrenaline Reuptake Inhibitor (SNRI)

Desvenlafaxine, Duloxetine, Venlafaxine.

Gangguan Depresi Berat

Gangguan Kecemasan Menyeluruh

Efektif bagi banyak orang, membutuhkan 2-4 minggu untuk mendapatkan respon, akan berlanjut dan semakin baik setelah itu. Rasa mual, sakit kepala, dan susah tidur dapat terjadi. Dapat menaikkan tekanan darah, terutama jika dosisnya di atas 300 mg/hari.
Noradrenaline and Specific Serotonin Antagonist (NaSSA)

Mirtazapine

Gangguan Depresi Berat

Gangguan Kecemasan Menyeluruh

Efektif bagi banyak orang, membutuhkan 2-4 minggu untuk mendapatkan respon, akan berlanjut dan semakin baik setelah itu. Mulut kering, rasa pusing, tidur, pertambahan berat badan.
Noradrenaline Reuptake Inhibitor (NaRI)

Reboxetine

Gangguan Depresi Berat Efektif bagi banyak orang, membutuhkan 2-4 minggu untuk mendapatkan respon, akan berlanjut dan semakin baik setelah itu. Bertahannya air seni di dalam pembuluh kencing, mulut kering, sembelit, berkeringat, tekanan darah naik, susah tidur.
Melatonergic Agonist

Agomelatine

Gangguan Depresi Berat Memulihkan tidur yang baik dan meningkatkan kewaspadaan pada siang hari. Sedikit disfungsi seksual atau ‘perasaan yang datar.’ Pusing, sakit kepala, mual.
Multimodal

Vortioxetine

Gangguan Depresi Berat Secara umum hanya punya sedikit efek samping; secara khusus berguna untuk memperbaiki gejala daya pikir. Mual, influenza, sembelit
Penstabil Alam Perasaan

Carbamazepine, Lamotrigine, Lithium, Sodium Valproate, Topiramate

Gangguan Bipolar

Episode/Gangguan Depresi Berat (digunakan untuk memperkuat antidepresan)

Sodium Valproate, Carbamazepine and Lamotrigine juga digunakan sebagai anti-kejang

Lithium dapat bekerja dalam 1-2 hari pada sejumlah orang, biasanya manfaat mulai terlihat setelah 2 minggu. Valproate & Carbamazepine dapat bekerja lebih baik daripada Lithium pada kasus Gangguan Bipolar “siklus cepat.” Lamotrigine adalah obat yang paling efektif untuk fase depresi pada Gangguan Bipolar. Semua obat penstabil alam perasaan membutuhkan pemeriksaan darah. Lithium dapat menimbulkan efek samping seperti pertambahan berat badan, gemetar dan rasa haus. Valproate dan Carbamazepine dapat membuat tidur dan pertambahan berat badan. Lamotrigine dapat menimbulkan masalah kulit serius dan mesti dimulai dengan pelan-pelan.
Benzodiazepin

Alprazolam, Clonazepam, Diazepam, Lorazepam, Oxazepam, Nitrazepam, Temazepam

Insomnia

Kecemasan

Agitasi [Perasaan mudah terhasut – penerjemah]

Obat kerja cepat; sebagian besar orang merasa jadi lebih baik pada pekan pertama serta banyak orang merasakan efeknya sejak hari pertama penggunaan.

 

Dapat membentuk kebiasaan (habit-forming); dapat menyebabkan rasa kantuk, mengganggu konsentrasi, mengganggu fokus ketika menyetir, dan menimbulkan tidak focus ketika mengoperasikan mesin.
Hipnotik Non-Benzodiazepin

Zopiclone, Zolpidem

Insomnia Obat kerja cepat; sedikit rasa sakit seperti habis mabuk (hangover). Dapat membentuk kebiasaan (habit-forming); dapat menimbulkan perilaku tidur yang tidak biasa seperti makan sambil tidur; JANGAN digunakan bersama minuman beralkohol.
Antikolinergik

Benztropine, Benzhexol

Efek samping akibat penggunaan antipsikotik seperti kekakuan otot Digunakan untuk mengelola efek samping dari obat antipsikotik. Dapat menyebabkan mulut kering, pandangan kabur, dan sembelit.
Penghambat Beta

Propranolol

Efek samping seperti kecemasan, gelisah, gemetar

‘Demam panggung’ [gugup atau takut ketika tampil di muka orang banyak – penerjemah]

Digunakan untuk mengelola efek samping dari obat antipsikotik. Dapat menurunkan tekanan darah, dapat menimbulkan rasa pusing atau pingsan pada kali pertama penggunaan. Tidak boleh digunakan oleh penderita asma.

OBAT PENSTABIL ALAM PERASAAN

Obat ini digunakan untuk mengurangi derajat keparahan ayunan alam perasaan (mood swings) dan juga dapat mengurangi agresi dan rasa mudah tersinggung. Semua obat penstabil alam perasaan membutuhkan pengecekan darah secara berkala untuk mengukur kadarnya. Dokter Anda seharusnya juga memonitor darah, fungsi ginjal, tiroid, dan fungsi hati ketika dibutuhkan.

Lithium efektif untuk pengobatan mania mulai dari kadar sedang hingga akut dan juga digunakan untuk pencegahan gangguan alam perasaan bipolar, terutama kekambuhan pada episode mania. Efek samping yang umum termasuk rasa haus, buang air kecil dalam jumlah yang banyak, serta gemetar (tremor). Jika terjadi dehidrasi obat ini dapat meracuni tubuh dengan efek yang berbahaya bagi ginjal. Gejala peringatan dini dari keracunan lithium dapat mencakup mual/muntah, gemetar yang semakin bertambah intensitasnya dan juga rasa kantuk atau timbulnya rasa bingung. Jika Anda memiliki gejala-gejala ini dan jika Anda pikir Anda keracunan litium Anda sudah seharusnya berkonsultasi dengan dokter atau Unit Gawat Darurat rumah sakit. 

Valproate, Carbamazepine and Lamotrigine adalah obat anti-kejang yang juga dapat digunakan sebagai penstabil alam perasaan yang efektif. Valproate dapat menimbulkan rasa mual, pertambahan berat badan, gemetar, dan gangguan haid pada wanita. Carbamazepine dapat menimbulkan rasa kantuk, ruam (rash) pada kulit, penglihatan ganda, rasa pusing, dan ketidakstabilan pada kaki. Lamotrigine dapat menyebabkan reaksi pada kulit dengan kadar yang berbeda-beda. Resiko ini bertambah ketika dipadukan dengan Valproate jika dosisnya ditingkatkan secara drastis; obat ini harus ditingkatkan perlahan-lahan.

ANTI KECEMASAN

Obat golongan benzodiazepine adalah obat yang efektif dalam meredakan gejala-gejala kecemasan dan agitasi (emosi bergolak dan punya perasaan mudah terhasut – penerjemah). Obat ini juga digunakan untuk pengobatan jangka pendek pada gangguan susah tidur. Benzodiazepine adalah obat yang bekerja secara cepat. Efek samping utamanya adalah mengantuk. Obat ini dapat menimbulkan ketergantungan. Jika dilepaskan secara tiba-tiba seringkali timbul gejala-gejala penghentian obat (withdrawal syndromes). Karena alasan ini benzodiazepine biasanya hanya diresepkan dalam rentang waktu yang pendek (kurang dari 2 minggu).

OBAT-OBATAN YANG MEREDAKAN EFEK SAMPING OBAT LAIN

Obat-obatan antikolinergik seperti benztropine, benzhexol and tetrabenazine digunakan untuk meredakan efek samping antipsikotik, terutama efek samping seperti kaku otot dan gemetar. Obat-obatan ini dapat punya efek samping juga yaitu mulut kering, penglihatan kabur, dan sembelit. Obat ini harus diresepkan dengan kehati-hatian yang lebih bagi mereka yang menderita glukoma atau gangguan prostat karena obat-obatan golongan ini dapat memperparah kondisi-kondisi tersebut.

Penghambat Beta (Beta Blockers) juga dapat mengurangi efek samping dari obat-obatan lain, misalnya kegelisahan atau gemetar. Obat ini juga dapat mengurangi kecemasan dan tekanan darah, serta dapat memperlambat denyut jantung. Penghambat Beta sudah seharusnya tidak digunakan oleh orang yang mengalami asma.

DEPRESI

Depresi mempengaruhi bagaimana seseorang merasakan dirinya sendiri, dunia di sekitarnya dan bagaimana perasaan mereka terhadap masa datang mereka. Gejala depresi termasuk gejala tertekan yang menyeluruh yang lebih dari perasaan sedih biasa, kehilangan minat pada kehidupan sehari-hari, kehilangan harga diri, energi dan konsentrasi yang berkurang, gangguan tidur serta kehilangan selera dan berat badan. Seringkali orang yang depresi menemukan dirinya sukar untuk mengatasi permasalahan sehari-hari. Depresi dapat berlangsung berminggu-minggu, selama beberapa bulan, bahkan bertahun-tahun. Ada beberapa tipe depresi yang berbeda-beda: depresi yang tidak biasa, depresi dengan pergolakan emosi, depresi pasca-melahirkan, depresi dengan gangguan psikotik serta depresi bipolar.

Depresi adalah gangguan yang dapat tersembuhkan dan tersedia pengobatan yang efektif sehingga penanganan lebih dini akan berpengaruh lebih baik terhadap pengobatan gangguan ini.

Pengobatan Medis untuk Depresi

Antidepresan seringkali diresepkan dengan disertai pengobatan psikologis (yang lebih dikenal dengan istilah terapi wicara) untuk depresi sedang hingga berat. Metode-metode itu juga berguna dalam pengobatan obsesif-kompulsif, fobia sosial, dan gangguan stres pasca-trauma. Pemilihan antidepresan yang terbaik bagi Anda memerlukan diskusi yang intensif dengan dokter Anda. Usia, penyakit kronis, kehamilan, masa menyusui dan obat lain yang juga diminum dapat mempengaruhi keputusan dalam memilih obat depresi tersebut. Golongan antidepresan yang berbeda bekerja dengan cara yang berbeda pula untuk memulihkan ketidakseimbangan kimiawi otak seperti serotonin dan noradrenalin.

‘Antidepresan secara umum tidak disarankan untuk digunakan bagi orang dengan gangguan bipolar karena hal itu dapat memicu mania.’

Benzodiazepine

Benzodiazepine dapat berguna pada beberapa pekan pertama pada pengobatan depresi dan kecemasan (terutama dengan golongan obat SSRI atau SNRI) untuk membantu meringankan gangguan tidur dan perasaan agitatif (mudah tersulut emosinya – penerjemah). Walaupun obat-obatan itu dapat meredakan kecemasan, pergolakan emosi, dan ketegangan, namun dapat membuat ketagihan dan sudah seharusnya tidak digunakan untuk jangka waktu yang lama.

Pengobatan yang Lainnya

Pengobatan psikologis membantu orang dengan depresi untuk mengubah pola-pola pemikiran negatif dan meningkatkan keterampilan mereka untuk menangani masalah sehingga mereka punya kemampuan yang cukup untuk berurusan dengan stres dan konflik kehidupan. Terapi psikologis tidak hanya akan membantu seseorang untuk pulih, tapi juga dapat membantu untuk mencegah gangguan depresi dialami kembali.

Terapi Kejut Listrik (Electroconvulsive Therapy – ECT) adalah terapi pengobatan yang aman dan efektif untuk gangguan depresi berat. Terapi ini secara umum digunakan setelah pilihan terapi yang lain telah gagal. Efek samping yang segera dirasakan setelah ECT meliputi: kehilangan ingatan akan apa yang terjadi sesaat sebelum dan setelah ECT, sakit kepala, nyeri pada otot, nyeri pada rahang, tekanan darah rendah dan kebingungan. Efek-efek samping ini akan pulih dalam jangka waktu beberapa jam; dan dalam jangka waktu lama tidak ada dampak pada fungsi daya pikir sang pasien.

Antidepresan tidak menyebabkan kecanduan!

NAMA GENERIK AKSI DAN PERHATIAN EFEK SAMPING YANG UMUM
Antidepresan Trisiklik (Tricyclic Antidepressants – TCA):

Amitriptyline Clomipramine Dothiepin

Doxepin

Imipramine Nortriptyline Trimipramine

Heterocyclic:

Mianserin

TCA dan Heterosiklik: bekerja dengan memperlambat pendaur-ulangan (reuptake) serotonin dan noradrenalin, tapi juga punya efek lainnya terhadap sistem saraf.

Sindrom Serotonin: Jika diminum bersama obat-obatan lain yang juga mempengaruhi serotonin, seperti Tramadol, SSRI, Venlafaxine, MAOI, Mirtazapine, ada resiko mengalami ‘sindrom serotonin.’ Gejala-gejala meliputi agitasi/rasa gelisah, berkeringat, diare, refleks yang berlebihan, kurangnya koordinasi tubuh, menggigil, dan gemetar.

  • tidur yang berlebihan
  • mulut kering, pandangan kabur
  • retensi urin (bertahannya sebagian air seni di dalam pembuluh kencing), sembelit
  • berkeringat
  • pertambahan berat badan
  • rasa pusing saat berdiri dengan cepat
  • disfungsi seksual

TCA dapat menyebabkan efek samping serius pada dosis yang ada di atas rata-rata; perhatian diperlukan bagi orang yang punya riwayat penyakit jantung.

Monoamine Oxidase Inhibitors (MAOI):

Phenelzine

Tranylcypromine

MAOI: menghambat aksi monoamin oksidase A dan B.

Berjaga-jaga: potensi reaksi fatal dapat terjadi sebagai hasil dari memakan makanan tertentu atau mengkombinasikannya dengan obat-obatan lain.

Diet ketat harus dilakukan ketika pengobatan dilakukan dengan MAOI dan selama 2 minggu setelah menghentikan penggunaan obat.

Lihat juga ‘Sindrom Serotonin’ di atas

  • stimulasi (peningkatan impuls) yang berlebihan, rasa gelisah
  • susah tidur, pandangan kabur
  • tekanan darah rendah
  • penggunaan pada jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan pada liver
Penghambat Monoamin yang Terdaur Ulang (Reversible Inhibitor of Monoamine Oxidase A — RIMA):

Moclobemide

RIMA: menghambat aksi dari enzim monoamin oksidase A akan tetapi hal ini tidak dapat terdaur-ulang.

Lihat juga ‘Sindrom Serotonin’ di atas

  • mual, sakit kepala, pusing
  • susah tidur
Selective Serotonin Reuptake

Inhibitors (SSRI):

Citalopram

Escitalopram

Fluoxetine

Fluvoxamine

Paroxetine

Sertraline

SSRI: bekerja dengan memperlambat penyerapan ulang serotonin (sejenis zat penyampai pesan) pada ruang antar sel saraf.

Lihat juga ‘Sindrom Serotonin’ di atas

  • mual, gangguan pencernaan, diare
  • sakit kepala, kehilangan selera
  • gugup, mudah tersinggung
  • stimulasi yang berlebihan pada sejumlah pasien
  • gangguan tidur pada penggunaan pagi hari
  • mengantuk, lelah
  • disfungsi seksual
Serotonin & Noradrenaline Reuptake

Inhibitors (SNRI):

Venlafaxine

Duloxetine

Desvenlafaxine

SNRI: bekerja dengan memperlambat pendaur-ulangan baik serotonin maupun noradrenalin, akan tetapi lebih selektif daripada obat-obatan yang lain.

Lihat juga ‘Sindrom Serotonin’ di atas

  • mual, tidur, mengantuk
  • pusing
  • mulut kering, sakit kepala, berkeringat
Multimodal

Vortioxetine

Meningkatkan kadar serotonin dan juga mempengaruhi reseptor otak yang luas
  • mual
  • influenza
  • sembelit
Noradrenergic & Specific Serotonin Antagonist (NaSSA):

Mirtazapine

NaSSA: menghambat reseptor (penerima) alfa adrenergik dan reseptor serotonergik; maka menguatkan pelepasan serotonin dan noradrenalin..

Lihat juga ‘Sindrom Serotonin’ di atas

  • mulut kering, pusing
  • tidur, pertambahan berat badan
Noradrenaline Reuptake Inhibitors (NARI):

Reboxetine

NARI: meningkatkan kadar noradrenalin dalam otak.
  • retensi urin (bertahannya sebagian air seni di dalam pembuluh kencing)
  • mulut kering
  • sembelit
  • berkeringat, tekanan darah naik
  • susah tidur
Melatonergic Agonist

Agomelatine

Memperkuat efektivitas penerima (reseptor) melatonin dan secara selektif menghambat reseptor serotonin.
  • pusing, sakit kepala, dan mual

ANTIDEPRESAN

Merupakan hal yang penting untuk tidak menghentikan antidepresan dengan segera setelah Anda mulai merasa lebih baik karena hal itu dapat menyebabkan kekambuhan.

MENGAPA PENTING UNTUK TETAP MEMINUM ANTIDEPRESAN?

Antidepresan bukanlah obat yang dapat menyebabkan kecanduan. Ketika diminum secara teratur, antidepresan akan menyumbang bagi pemulihan sekitar 60-70 % pasien. Adalah hal yang penting bagi Anda untuk tetap melanjutkan pengobatan, seperti yang diresepkan oleh dokter, bahkan pada waktu ketika Anda mulai merasa baik: jika pengobatan dihentikan terlalu dini, ada resiko tinggi bahwa depresi akan kembali, terutama dalam waktu enam bulan setelah pengobatan dihentikan.

Reaksi akibat Penghentian antidepresan seperti pergolakan emosi, sakit kepala, rasa lelah, dan disforia (perasaan abnormal seperti cemas, tidak puas, tidak nyaman secara fisik, dsb – penerjemah) dapat terjadi dengan penggunaan antidepresan jika obat itu dihentikan secara tiba-tiba.

BUTUH WAKTU BERAPA LAMA AGAR ANTIDEPRESAN BEKERJA?

Antidepresan butuh untuk mencapai dosis tertentu sebelum obat itu mulai bekerja. Besarnya dosis bervariasi untuk antidepresan yang berbeda-beda. Bagi sebagian besar orang respon yang baik terjadi dalam waktu dua atau tiga minggu setelah dosis yang cukup dikonsumsi. Bagi sejumlah orang obat-obatan itu membutuhkan waktu hingga delapan minggu atau sedikit lebih lama lagi sebelum akhirnya merasa membaik. Merupakan hal yang penting untuk tetap melanjutkan meminum obat agar kemungkinan yang terbaik dapat tercapai.

Jangan menghentikan penggunaan obat tanpa berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter Anda.

BAGAIMANAKAH CARA KERJA ANTIDEPRESAN?

 

Gejala-gejala depresi disebabkan oleh ketidakseimbangan dalam kadar kimiawi alamiah seperti noradrenalin dan serotonin.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Antidepresan bekerja dengan meningkatkan kadar kimiawi di dalam otak.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

APA YANG AKAN TERJADI JIKA SAYA MELEWATKAN WAKTU MINUM OBAT?

Minumlah sesegera mungkin, selama waktunya hanya tertinggal beberapa jam setelah waktu biasanya. Jika lebih dari itu, tunggu hingga waktu minum obat berikutnya dan minumlah dengan dosis yang normal – jangan mencoba untuk mengejar dosis yang belum diminum dengan cara menggandakan dosis.

APAKAH ANTIDEPRESAN PUNYA EFEK SAMPING YANG TIDAK MENYENANGKAN?

Semua obat punya efek samping, bahkan untuk obat yang dapat Anda beli tanpa resep di apotek, supermarket, atau toko obat. Hal yang penting untuk diingat adalah tidak semua orang merasakan efek samping. Merupakan hal yang penting untuk membandingkan efek samping yang tidak menyenangkan dengan rasa frustasi dan rasa sakit yang disebabkan oleh depresi. Efek samping biasanya terjadi dalam pengobatan, banyak dari efek samping itu mereda setelah beberapa minggu, ketika tubuh telah beradaptasi dengan obat yang digunakan.

PETUNJUK PRAKTIS

  • Meminum SSRI ketika/setelah makan akan membantu menghilangkan ketidaknyamanan pada sistem pencernaan.
  • Sebagian besar efek samping muncul di awal waktu dan waktunya terbatas (sekitar 1-2 minggu).
  • Benzodiazepine dapat membantu pengobatan untuk jangka pendek (1-2 minggu) agar susah tidur dan kecemasan menghilang.

PERINGATAN UMUM

Antidepresan seperti paroxetine, venlafaxine, desvenlafaxine and duloxetine seharusnya dikurangi perlahan-lahan dosisnya ketika akan dilepas untuk mencegah dari reaksi pemberhentian antidepresan.

Perhatian yang lebih sudah seharusnya dilakukan ketika mengombinasikan antidepresan dengan obat berefek menidurkan lainnya atau alkohol karena hal itu dapat menimbulkan efek ketagihan. Hati-hati pula ketika menyetir atau mengoperasikan mesin karena reaksi tubuh dapat melambat.

‘Merupakan hal yang penting untuk membandingkan efek samping yang tidak menyenangkan dengan rasa frustasi dan rasa sakit yang disebabkan oleh depresi.’

GANGGUAN BIPOLAR

Gangguan bipolar adalah sebuah penyakit yang penderitanya mengalami perubahan alam perasaan (mood) yang ekstrem yang kadang-kadang dapat mempengaruhi keselamatan diri mereka dan orang lain. Alam perasaan yang “di atas” disebut hipomania atau mania dan dicirikan dengan naiknya alam perasaan, mudah tersinggung, energi dan impuls yang melimpah, dan berkurangnya kebutuhan untuk tidur. Alam perasaan yang “turun” adalah episode depresif yang dapat menjadi sangat akut dalam gangguan bipolar “tipe campuran” yaitu saat manik dan gejala depresif terjadi secara bersamaan. Ada beberapa tipe gangguan bipolar:

Telah diketahui secara baik bahwa stres, kecemasan, dan penggunaan alkohol atau narkoba yang terus menerus meningkatkan resiko kekambuhan penyakit ini. Pemantauan alam perasaan sehari-hari dan pengenalan terhadap pemicunya serta pengetahuan akan tanda-tanda peringatan awal kemunculannya merupakan hal yang penting untuk mencegah kekambuhan.

OBAT-OBATAN YANG DIGUNAKAN UNTUK PEMULIHAN DARI GANGGUAN BIPOLAR

Obat penstabil alam perasaan termasuk di antaranya lithium, valproate, carbamazepine, lamotrigine digunakan untuk menjaga tingkat alam perasaan Anda dan membantu mencegah ayunan mood menjadi lebih ekstrem. Antipsikotik digunakan untuk mengobati gejala-gejala psikotik dan dapat membantu mengurangi pergolakan emosi dan perasaan tertekan yang juga digunakan agar dapat tidur secara baik. Antipsikotik juga dapat digunakan untuk penstabil alam perasaan.

Antidepresan kadang-kadang digunakan untuk mengobati episode depresi dalam gangguan bipolar. Walupun demikian, kehati-hatian dibutuhkan ketika meresepkan antidepresan untuk gangguan bipolar, karena ada resiko untuk menaikkan episode depresi menjadi hipomania, mania atau kondisi campuran.

OBAT-OBATAN PENSTABIL ALAM PERASAAN (MOOD STABILIZERS)

APAKAH GUNA DARI OBAT-OBATAN PENSTABIL ALAM PERASAAN?

Obat-obatan penstabil alam perasaan adalah obat yang digunakan untuk mengurangi keparahan ayunan alam perasaan (mood swings) pada gangguan bipolar. Obat-obatan ini juga digunakan untuk mencegah berulangnya episode dalam gangguan tersebut. Obat-obatan ini merupakan sekelompok obat yang berbeda-beda golongannya yang juga mencakup lithium dan obat anti-kejang sodium valproat, carbamazepine, dan lamotrigine.

BAGAIMANAKAH OBAT-OBATAN TERSEBUT BEKERJA?

Tidak jelas bagaimana obat-obatan penstabil alam perasaan bekerja dalam mengontrol episode mania atau depresi. Obat penstabil alam perasaan jarang bekerja secara cepat dan efektif; oleh karena itu, merupakan hal yang penting untuk terus meminum obat seperti yang diresepkan dan rutin kontrol ke dokter sehingga mereka dapat memantau perkembangan Anda.

BERAPA LAMA JANGKA WAKTU YANG DIBUTUHKAN AGAR OBAT-OBATAN TERSEBUT BEKERJA?

Dosis obat penstabil alam perasaan berbeda-beda pada setiap pasien tergantung kepada kadar obat dalam darah serta respon sang pasien terhadap obat-obatan tersebut. Pengendalian dari gejala mania atau penstabilan alam perasaan membutuhkan waktu setidaknya 14 hari pengobatan.

MENGAPA SANGAT PENTING UNTUK TETAP MEMINUM OBAT-OBATAN ITU?

Banyak orang dengan gangguan bipolar mengalami episode depresi dan mania yang kerap. Setelah episode mania yang pertama, disarankan untuk tetap meminum obat penstabil alam perasaan hingga satu tahun. Untuk individu yang punya beberapa episode mania dan depresi, obat penstabil alam perasaan sudah seharusnya dilanjutkan tanpa batas waktu. Merupakan hal yang penting untuk tetap meminum obat penstabil alam perasaan, sebagaimana yang diresepkan oleh dokter, bahkan setelah Anda merasa lebih baik; jika pengobatan dihentikan terlalu dini, ada resiko tinggi episode manik atau depresif akan kembali.

APA YANG AKAN TERJADI JIKA SAYA MELEWATKAN DOSIS?

Minumlah dalam waktu yang sesegera mungkin, selama itu hanya beberapa jam setelah waktu yang biasanya. Jika lebih dari waktu itu, tunggulah hingga waktu minum obat berikutnya dan minumlah dengan dosis biasa – jangan mencoba mengejar ketertinggalan minum obat dengan menggandakan dosis.

APAKAH OBAT PENSTABIL ALAM PERASAAN MEMBUTUHKAN PEMANTAUAN?

Banyak obat penstabil alam perasaan membutuhkan tes darah untuk memastikan kadar obat dalam jumlah yang benar dan efektif untuk Anda. Pada pagi hari di hari tes darah Anda, minumlah dosis untuk pagi setelah tes untuk mencegah hasil yang tidak akurat.

APAKAH OBAT PENSTABIL ALAM PERASAAN PUNYA EFEK SAMPING YANG TIDAK MENYENANGKAN?

Semua obat dapat punya efek samping – bahkan untuk obat yang dapat Anda beli tanpa resep di apotek, supermarket, atau toko obat. Hal penting yang harus diingat adalah tidak semua orang mengalami efek samping dan hal itu biasanya terjadi dalam waktu-waktu awal pengobatan, banyak dari obat-obatan ini akan stabil setelah beberapa minggu, ketika tubuh telah beradaptasi dengan obat yang diminum.

PERINGATAN UMUM

Jangan menghentikan obat penstabil alam perasaan Anda karena hal ini dapat mengakibatkan munculnya gejala penghentian obat (withdrawal symptoms) seperti kecemasan, rasa mudah tersinggung, dan ketidakstabilan emosi. Obat penstabil alam perasaan dapat melumpuhkan kemampuan fisik dan mental serta kemampuan untuk berespon, yang diperlukan ketika menyetir mobil atau mengoperasikan mesin. Jauhi aktivitas-aktivitas tersebut jika Anda merasa mengantuk atau melambat.

‘Jika Anda sedang menggunakan obat penstabil alam perasaan dan Anda berencana untuk hamil, atau sedang hamil, Anda sudah seharusnya menghubungi dokter Anda sesegera mungkin untuk diberikan nasehat berkaitan dengan obat Anda.’

Lithium: Minumlah 8-12 cangkir air minum setiap harinya terutama ketika cuaca panas dan di tengah aktivitas yang menyebabkan Anda banyak berkeringat; dan jangan ganti konsumsi garam Anda di tengah-tengah pengobatan dengan lithium. Juga jangan gunakan obat-obatan anti-radang non-steroid (misalnya ibuprofen, naproxen) karena kadar lithium dalam darah dapat terpengaruh oleh obat-obatan anti-radang itu dan dapat menyebabkan keracunan. Paracetamol adalah obat alternatif yang aman. Mengonsumsi banyak suplemen elektrolit yang mengandung sodium (misalnya Ural dan Citravescent untuk infeksi pembuluh kencing) dapat mengurangi efektivitas lithium.

Valproate: Jauhi penggunaan dosis tinggi (lebih dari 300 mg sehari) aspirin dan produk-produk yang mengandung aspirin jika Anda meminum valproate, karena aspirin tersebut dapat mempengaruhi kadar valproate dalam darah. Paracetamol adalah alternatif yang aman.

Carbamazepine: Jauhi meminum jus jeruk bali selama penggunaan carbamazepine karena jus tersebut dapat mempengaruhi kadar carbamazepine dalam tubuh Anda.

Lamotrigine: Dalam kondisi yang jarang, lamotrigine dapat menyebabkan ruam (rash) cukup serius yang dapat menyebabkan kegawatdaruratan medis. Walaupun demikian, resiko dari potensi efek samping yang serius ini dapat dikurangi dengan mulai minum dalam dosis rendah dan dinaikkan secara perlahan-lahan.

EFEK SAMPING YANG UMUM PADA PENGGUNAAN OBAT PENSTABIL ALAM PERASAAN

Efek Samping Pengobatan
Lithium:

Rasa haus yang meningkat, sering buang air kecil, mual, muntah, dan diare, sensasi yang buruk pada indera pengecapan (metallic taste). Rasa lelah, sukar untuk berkonsentrasi, gemetar pada tungkai dan jemari (fine muscle tremor), rasa lemah, kulit yang kering, bertambah parahnya jerawat dan munculnya sisik kulit yang gatal (psoriasis).

Masalah-masalah ini biasanya berkurang seiring berjalannya waktu.

Diskusikan dengan dokter Anda.

Valproate:

Mual, gangguan pencernaan, bertambahnya berat badan, tidur, gemetar pada tangan, rambut rontok untuk sementara waktu.

Diskusikan dengan dokter Anda jika masalah-masalah ini mengganggu Anda untuk dilakukan penyesuaian pada dosis Anda.
Carbamazepine:

Ketidakajekan tubuh atau kehilangan kendali terhadap gerakan-gerakan tubuh (ataxia), mengantuk, mulut kering, pandangan yang kabur, sakit kepala, dengingan di telinga.

Lamotrigine:

Sakit kepala, mengantuk, gemetar, kehilangan kendali terhadap gerakan-gerakan tubuh (ataxia), pandangan yang kabur, sembelit, pusing, pandangan ganda atau diplopia, mulut kering.

Diskusikan dengan dokter Anda. Permen yang asam atau permen karet tanpa gula akan membantu meningkatkan air liur dalam mulut Anda. Membaca di bawah cahaya yang terang atau dalam jarak yang jauh akan membantu mencegah pandangan yang kabur.

 

EFEK SAMPING YANG JARANG PADA PENGGUNAAN OBAT PENSTABIL ALAM PERASAAN

Efek Samping Pengobatan
Lithium:

Kehilangan keseimbangan, wicara tidak jelas (slurred speech), gangguan penglihatan (misalnya pandangan ganda), mual yang akut, muntah, diare yang menetap, gemetar yang kentara (misalnya ketika memegang gelas), sering kedutan pada otot dan kelemahan menyeluruh yang tidak wajar atau timbulnya rasa kantuk.

Hentikan minum Lithium sesegera mungkin dan hubungi dokter Anda, karena yang terjadi mungkin adalah gejala-gejala keracunan Lithium.
Obat Anti-Kejang

Valproate, Carbamazepine:

Demam, rasa lemah atau lelah yang tidak biasa, mual akut, muntah atau mengantuk.

Rasa bingung atau perubahan dalam penglihatan. Mudah tersinggung, kegelisahan atau emosi bergolak (agitatif).

Memar atau berdarah yang tidak biasa.

Kulit atau mata yang menjadi kuning, air seni yang berubah menjadi berwarna gelap (terutama dengan Valproate).

Lamotrigine: ruam (rash) yang serius pada kulit.

Jika Anda mengalami salah satu atau lebih dari gejala-gejala ini, hentikan penggunaan Obat Anti-Kejang tersebut dan hubungi dokter Anda sesegera mungkin.

PSIKOSIS

Psikosis melumpuhkan sensasi seseorang akan realitas. Gejala-gejala psikotik berbeda-beda pada tiap-tiap orang dan dapat berubah-ubah seiring dengan berjalannya waktu.

Gejala-gejala psikotik meliputi:

  • Halusinasi (misalnya mendengar suara)
  • Waham (misalnya waham kejar)
  • Gangguan wicara dan gangguan perilaku

Gejala-gejala ini dapat terjadi dalam beberapa gangguan jiwa seperti pada gangguan bipolar, psikosis karena penyalahgunaan zat, dan skizofrenia. Pada skizofrenia ada pula gejala sisa yang berupa ‘gejala negatif’ seperti ketidakpedulian (apati) dan penarikan diri dari pergaulan sosial.

Episode psikotik seringkali terjadi dalam 3 fase: fase pra-sakit, fase akut, dan fase pemulihan. Lamanya masing-masing fase berbeda-beda pada masing-masing individu dan bergantung pada hasil pengobatan yang efektif.

PENGOBATAN APA SAJA YANG TERSEDIA UNTUK GANGGUAN PSIKOTIK?

Untuk menentukan opsi pengobatan yang terbaik akan bergantung pada faktor-faktor seperti pilihan personal, penyebab yang tampak atas gejala-gejala yang muncul, seberapa parah gejala-gejalanya dan berapa lama gejala-gejala tersebut hadir. Pengobatan disesuaikan kepada kondisi masing-masing individu. Konseling Individual, dukungan keluarga, dan pengobatan psikososial semuanya memainkan peranan penting dalam pengobatan secara menyeluruh terhadap orang dengan skizofrenia. Penolakan/penghindaran terhadap pemicu (penyebab munculnya) gejala psikotik, seperti narkoba, menurunkan kemungkinan kekambuhan.

OBAT ANTIPSIKOTIK biasanya disarankan sebagai bagian dari pengobatan gangguan psikotik untuk membantu pemulihan dan mencegah kekambuhan. Ada sejumlah antipsikotik yang tersedia dan pemilihannya perlu disesuaikan secara personal untuk memastikan keefektifan dan toleransi yang terbaik. Ketika memungkinkan, strategi seharusnya dimulai dengan antipsikotik dalam kadar rendah dan secara bertahap ditingkatkan untuk meminimalkan efek samping yang mungkin timbul.

Benzodiazepine seringkali berguna sebagai tambahan untuk jangka pendek terhadap antipsikotik selama episode akut karena jenis obat ini dapat mengurangi pergolakan emosi (agitasi), ketegangan, dan kecemasan serta membantu orang yang mengalaminya dengan tidur yang baik. Walaupun demikian, kehati-hatian harus diarahkan untuk mencegah penggunaan obat-obatan ini lebih dari 4 minggu karena ciri khasnya yang dapat menyebabkan kecanduan.

OBAT-OBATAN ANTIPSIKOTIK

“Antipsikotik” adalah obat yang seringkali efektif dalam pengendalian gejala-gejala psikotik dan membuat orang kembali mampu untuk menjalani kehidupan normal. Obat-obatan itu mampu untuk menurunkan gejala-gejala yang membuat frustasi dan melumpuhkan diri seperti halusinasi, pikiran yang kacau, persepsi yang berbeda mengenai kenyataan, ayunan alam perasaan (mood swings), ketakutan yang ekstrem, dan pergolakan emosi yang akut.

Ada dua golongan obat-obatan antipsikotik:

Antipsikotik Tipikal atau Antipsikotik Generasi Pertama Antipsikotik Atipikal atau Antipsikotik Generasi Kedua
Chlorpromazine

Fluphenazine

Flupenthixol

Haloperidol

Pericyazine

Thioridazine

Trifluoperazine

Zuclopenthixol

Amisulpride

Aripiprazole

Asenapine

Clozapine

Olanzapine

Quetiapine

Paliperidone

Risperidone

Sertindole

Ziprasidone

Semua antipsikotik merupakan obat yang efektif dalam mengurangi atau menghilangkan gejala-gejala positif yang merupakan bagian dari gangguan psikotik; walaupun demikian, antipsikotik atipikal atau antipsikotik generasi kedua pada umumnya punya efek samping yang tidak sebanyak antipsikotik generasi lama, terutama dalam hal efek samping ekstrapiramidal seperti kekakuan, ketegangan otot yang terus-menerus, gemetar, dan kegelisahan. Selain itu, obat-obatan generasi kedua juga efektif dalam meningkatkan alam perasaan (mood), pemikiran, dan motivasi.

BUTUH WAKTU BERAPA LAMA BAGI ANTIPSIKOTIK UNTUK BEKERJA?

Antipsikotik mulai memulihkan pergolakan emosi dan gangguan tidur dalam jangka waktu 1 minggu setelah pertama kali diminum. Banyak orang merasakan peningkatan secara berarti setelah menggunakannya dalam jangka waktu antara empat hingga enam minggu.

‘Antipsikotik membutuhkan waktu untuk bekerja, jangan menurunkan atau meningkatkan dosis atau menghentikan antipsikotik tanpa membahasnya dengan dokter Anda terlebih dulu.’

BAGAIMANAKAH CARA ANTIPSIKOTIK BEKERJA?

Ketidakseimbangan zat kimiawi di otak seperti dopamin dapat berakibat kepada timbulnya gejala‐gejala psikotik.

 

Obat-obatan antipsikotik membantu untuk memulihkan keseimbangan alamiah otak, terutama dopamin; dengan demikian, maka gejala-gejala psikotik dapat berkurang atau menghilang.  

BERAPA LAMA SEHARUSNYA ANDA MEMINUM OBAT INI?

Setelah serangan psikotik pertama, disarankan antipsikotik dilanjutkan hingga setidaknya 1-2 tahun; ini menurunkan kemungkinan akan kambuh lagi. Untuk orang yang telah mengalami gangguan psikotik selama beberapa tahun atau telah punya episode psikotik yang berulang, antipsikotik seharusnya dilanjutkan diminum untuk jangka waktu yang tidak terbatas. Ini mirip dengan orang yang mengalami diabetes yang membutuhkan insulin seumur hidup mereka.

APA YANG TERJADI JIKA SAYA MELEWATKAN DOSIS?

Minumlah sesegera mungkin, jika waktu yang terlewat baru beberapa jam. Jika lebih dari itu, tunggulah hingga waktu minum obat berikutnya dan minumlah dengan dosis yang biasa – jangan mengejar dosis yang terlewat dengan menggandakan dosis.

APAKAH ANTIPSIKOTIK BERINTERAKSI DENGAN OBAT-OBATAN JENIS LAIN?

Antispikotik dapat mengubah efek dari obat-obatan jenis lain, atau dapat terpengaruh oleh obat-obatan jenis lain. Bahaslah selalu dengan dokter atau apoteker Anda sebelum Anda mengonsumsi obat, vitamin, mineral, suplemen herbal, atau alkohol. Selalu informasikan kepada dokter yang manapun yang Anda temui untuk berobat, bahwa Anda sedang meminum antipsikotik.

APAKAH ANTIPSIKOTIK MEMILIKI EFEK SAMPING YANG TIDAK MENYENANGKAN?

Semua obat memiliki efek samping – bahkan obat yang dapat Anda beli tanpa resep di apotek, supermarket, atau toko obat. Hal penting yang harus diingat adalah tidak semua orang mengalami efek samping yang tidak diinginkan. Efek samping biasanya terjadi pada waktu awal dalam pengobatan, banyak yang kemudian menjadi tidak dirasakan lagi setelah beberapa minggu, ketika tubuh telah beradaptasi dengan obat tersebut.

‘Antipsikotik seharusnya tidak dihentikan secara tiba-tiba; berkonsultasilah dengan apoteker atau dokter yang meresepkan tentang masalah yang Anda hadapi.’

DEPOT/ANTIPSIKOTIK SUNTIK JANGKA PANJANG

Depot atau antipsikotik suntik jangka panjang dapat merupakan pilihan yang penting jika seseorang tidak mau atau tidak meminum obatnya secara penuh, sehingga obat ini dapat membantu mengurangi kekambuhan dan perumahsakitan bagi orang tersebut. Ketika memungkinkan, hal ini seharusnya merupakan pilihan pribadi dari yang bersangkutan sebagai bagian dari rencana pemulihan mereka agar kesehatan mereka tetap dalam kondisi baik.

Sebuah dosis yang merupakan uji coba mungkin diperlukan sebelum memulai dengan antipsikotik suntik jangka panjang untuk mencegah efek samping yang tidak diinginkan. Merupakan hal yang penting untuk memastikan bahwa perubahan yang diinginkan benar-benar cocok. Sebagai contoh, merupakan hal yang penting untuk melanjutkan antipsikotik oral selama setidaknya 3 minggu saat memulai dengan risperidone suntik jangka panjang; sementara paliperidone dan olanzapine suntik jangka panjang, yang punya jadwal mulai yang telah pasti, tidak memerlukan tambahan antipsikotik oral. Paliperidone juga tersedia sebagai obat suntik setiap 3 bulan sekali, namun penggunaan obat suntik sebulan sekali perlu dilakukan sebelum berpindah ke yang 3 bulan sekali.

Aripiprazole juga tersedia dalam bentuk depot/obat suntik jangka panjang. Biasanya diberikan setiap 4 minggu sekali dan antipsikotik oral seharusnya dilanjutkan selama 2 minggu setelah injeksi pertama.

Lebih jarang dari itu, olanzapine depot/obat suntik jangka panjang dapat menyebabkan tidur yang lama, pusing, rasa lemah, perubahan dalam wicara, peningkatan tekanan darah setelah injeksi pada sejumlah orang. Maka merupakan hal yang penting untuk memantau efek-efek tersebut selama 2-3 jam setelah pemberian suntikan.

Antipsikotik Tipikal atau Antipsikotik Generasi Pertama Antipsikotik Atipikal atau Antipsikotik Generasi Kedua
Flupenthixol decanoate (Fluanxol Depot)

Fluphenazine decanoate (Modecate) Haloperidol decanoate (Haldol)

Zuclopenthixol decanoate (Clopixol Depot)

Aripiprazole extended release injection (Abilify maintena)

Olanzapine pamoate (Relprevv) Paliperidone palmitate (Invega-sustenna)

Paliperidone 3 bulanan (Invega trinza)

Risperidone microsphere (Risperdal-consta)

Waktu selama 2 hingga 4 minggu dibutuhkan bagi antipsikotik suntik jangka panjang untuk mencapai efek yang diinginkan, maka merupakan hal yang penting untuk meninjau dan menyesuaikan dosisnya secara cermat.

Depot atau antipsikotik suntik jangka panjang dapat merupakan alternatif yang baik terhadap obat oral yang mesti diminum setiap hari.

EFEK SAMPING YANG MUNGKIN DARI PENGGUNAAN ANTIPSIKOTIK

Efek Samping Pengobatan
Ketegangan otot, kekakuan yang berlebihan, gemetar, rasa gelisah dalam diri Gejala-gejala ini dapat dikendalikan dengan:

Obat antikolinergik: benztropine, benzhexol.

Penghambat Beta: propanolol.

Benzodiazepine: diazepam, clonazepam, lorazepam.

Rasa Lelah/Mengantuk Masalah ini biasanya hilang seiring berjalannya waktu. Penggunaan obat-obatan yang lain yang juga menyebabkan rasa kantuk akan memperparah masalah. Hindari menyetir mobil atau mengoperasikan mesin jika rasa kantuk tetap ada.
Pusing Bangkit dari posisi tidur atau duduk secara perlahan-lahan; Angkat kaki Anda ke atas sisi tempat tidur selama beberapa menit sebelum bangkit. Jika rasa pusing tetap ada atau Anda serasa akan pingsan, hubungilah dokter Anda.
Mulut kering Permen yang rasanya asam, bongkahan es, es loli, dan permen karet tanpa gula dapat membantu meningkatkan kadar air liur dalam mulut Anda; coba hindari yang manis-manis atau minuman yang sarat kalori. Minum air dan sikat gigilah secara teratur.
Pandangan yang Kabur Ini biasanya terjadi pada permulaan pengobatan dan dapat berlangsung selama 1-2 minggu. Membaca di bawah cahaya yang terang atau dari kejauhan dapat membantu; kaca pembesar dapat menjadi alat bantu untuk sementara waktu. Jika masalah berlanjut, diskusikanlah bersama dokter Anda.
Sembelit Tingkatkan makan makanan yang berserat dalam diet Anda, minum air banyak-banyak dan berolahragalah secara teratur. Obat pencahar (obat yang mengencerkan tinja) atau pelancar buang air besar dapat membantu buang air besar Anda menjadi teratur.
Perubahan Berat Badan Batasi makan Anda. Mempertahankan diet yang sehat dan cobalah hindari makanan dengan kandungan lemak yang tinggi. Mulailah berolahraga secara teratur. Biarkan dokter Anda tahu jika Anda memperhatikan ada pertambahan drastis pada berat badan atau pada lingkar pinggang Anda.
Mual atau Mulas Jika hal ini terjadi, minumlah obat tersebut (maksudnya antipsikotiknya – penerjemah) bersama dengan makanan.
Perubahan dalam Kemampuan/Hasrat Seksual Diskusikan dengan dokter Anda tentang obat lain yang tidak punya efek samping ini yang menjadi alternatif yang cocok bagi Anda.

PERINGATAN UMUM

  • Hindari paparan panas dan kelembaban yang berlebihan karena antipsikotik dapat mempengaruhi kemampuan tubuh Anda untuk mengatur perubahan suhu dan tekanan darah.
  • Antipsikotik dapat meningkatkan efek dari alkohol, membuat Anda jadi lebih mengantuk, pusing, dan kepala terasa jadi ringan.
  • Antipsikotik dapat melumpuhkan kemampuan fisik dan mental yang dibutuhkan untuk menyetir mobil atau mengoperasikan mesin. Hindari aktivitas-aktivitas ini jika Anda merasa mengantuk atau melambat.
  • Jangan membelah atau menghancurkan obat kecuali jika Anda disarankan untuk berbuat demikian oleh dokter atau apoteker Anda.
  • Antasid yang bercampur dengan penyerapan obat-obatan ini dalam lambung Anda akan mengurangi efek obat antipsikotik tersebut. Untuk menghindari hal ini, minumlah antasid setidaknya 2 jam sebelum atau 1 jam setelah meminum antipsikotik Anda. (antasid adalah obat yang menetralkan asam lambung – penerjemah)
  • Minum minuman yang berkafein secara berlebihan (kopi teh, kola, dsb) dapat menyebabkan kecemasan, pergolakan emosi, dan kegelisahan. Minuman-minuman tersebut punya efek yang berlawanan dengan manfaat dari antipsikotik Anda.
  • Merokok dapat mengubah kadar antipsikotik yang tersisa dalam aliran darah Anda, khususnya clozapine, olanzapine, dan haloperidol. Beritahukan dokter Anda jika Anda melakukan perubahan terhadap kebiasaan merokok Anda.
  • Jangan menghentikan antipsikotik secara tiba-tiba karena hal ini dapat berakibat munculnya gejala-gejala penghentian obat (withdrawal symptoms) seperti mual, pusing, berkeringat, sakit kepala, gangguan tidur, pergolakan emosi, dan gemetar, serta dapat juga berakibat kepada kembalinya gejala-gejala psikotik.
  • Ada perbedaan dalam keefektifan dan efek samping pada berbagai macam antipsikotik; jika memungkinkan, sebaiknya pilihlah antipsikotik dengan resiko efek samping yang paling rendah.
  • Merupakan hal yang penting untuk meminum kapsul ZIPRASIDONE dan LURASIDONE bersama-sama dengan makanan atau segera setelah makan untuk meningkatkan ketersediaan obat-obat ini dalam darah Anda.
  • ASENAPINE: jika Anda meminum obat lain, asenapine harus diminum paling terakhir. Obat ini mesti ditempatkan di bawah lidah dan biarkan ia luluh seluruhnya. JANGAN MAKAN ATAU MINUM SELAMA 10 MENIT karena makan atau minum selama waktu ini akan mempengaruhi cara asenapine bekerja.

CLOZAPINE

APAKAH CLOZAPINE ITU?

Clozapine termasuk ke dalam jenis obat-obatan antipsikotik. Obat jenis ini terutama digunakan untuk mengobati skizofrenia.

BAGAIMANAKAH CARA CLOZAPINE BEKERJA?

Clozapine digunakan untuk mengendalikan gejala-gejala skizofrenia seperti halusinasi, mendengar suara-suara, dan juga pemikiran yang berwaham. Clozapine digunakan oleh mereka yang merupakan pasien skizofrenia yang resisten atau tidak responsif ketika menggunakan obat lain atau jika mereka mengalami efek samping yang berat.

HAL-HAL YANG HARUS DILAKUKAN JIKA MENGGUNAKAN CLOZAPINE

Anda harus melakukan tes darah yang teratur dan ketat selama menggunakan Clozapine karena obat ini dapat menimbulkan masalah yang langka pada sel darah Anda. Setelah mulai menggunakan Clozapine, Anda mesti tes darah setidaknya seminggu sekali untuk 18 minggu pertama pengobatan, Setelah itu sekurang-kurangnya 4 minggu sekali selama Anda meminum Clozapine, dan pada satu bulan setelah penggunaan Clozapine dihentikan.

MENGAPA MERUPAKAN HAL YANG PENTING UNTUK TETAP MEMINUM CLOZAPINE?

Dengan penggunaan yang teratur, clozapine mulai meredakan pergolakan emosi dalam minggu pertama. Banyak orang merasakan perbaikan yang berarti setelah penggunaan empat hingga enam minggu. Merupakan hal yang penting tetap meminum clozapine bahkan jika Anda merasa baik-baik saja, karena obat ini tidak hanya digunakan untuk membuat Anda menjadi baik akan tetapi juga untuk menjaga agar Anda tetap baik. Ini mirip dengan seseorang yang mengalami diabetes yang memerlukan insulin di sepanjang hidup mereka.

APA YANG AKAN TERJADI JIKA SAYA MELEWATKAN DOSIS?

Minumlah dalam waktu yang sesegera mungkin, selama waktu minum obatnya belum lama terlewat. Jika lebih dari waktu itu, tunggulah hingga waktu minum obat berikutnya dan minumlah dengan dosis biasa – jangan mencoba mengejar ketertinggalan minum obat dengan menggandakan dosis. Jika Anda melewatkan minum clozapine selama lebih dari dua hari, Anda harus segera menghubungi dokter Anda – dalam kasus yang terakhir ini, jangan mulai meminum clozapine dalam dosis yang biasa tanpa berkonsultasi dengan dokter Anda.

APA YANG AKAN TERJADI JIKA SAYA MENGGUNAKAN TERLALU BANYAK?

Segeralah hubungi dokter Anda atau Pusat Informasi Racun (Poisons Information Centre) Telp. 13 11 26, untuk diberikan nasehat (di Australia – penerjemah), atau pergilah ke Unit Gawat Darurat setempat. Lakukan hal ini bahkan jika tidak ada tanda-tanda ketidaknyamanan atau keracunan karena Anda mungkin membutuhkan perhatian dari pihak medis.

INTERAKSI DENGAN OBAT LAIN

Clozapine dapat mengubah efek obat-obatan lain atau dapat terpengaruh oleh obat lain. Selalu diskusikan bersama dokter atau apoteker Anda sebelum Anda meminum obat lain, vitamin, mineral, suplemen herbal atau alkohol. Merokok dapat juga mengubah kadar clozapine dalam aliran darah Anda; beritahukan dokter Anda jika Anda mengubah kebiasaan merokok Anda.

KARTU WASPADA CLOZAPINE

WASPADA CLOZAPINE

Clozapine adalah obat yang digunakan untuk membantu mengendalikan gejala-gejala psikotik seperti “mendengar suara-suara”.

Minum Clozapine Anda setiap hari. Jika ada salah satu dari hal-hal berikut terjadi Anda harus menginformasikannya kepada dokter Anda sesegera mungkin atau hubungi Bagian Psikiatri/Rumah Sakit Jiwa setempat.

  • Anda memperbanyak atau mengurangi secara drastis aktivitas kebiasaan merokok Anda.
  • Anda mulai menggunakan obat baru termasuk obat-obatan yang dijual bebas.
  • Anda lupa meminum obat Anda selama lebih dari 48 jam.
  • Jika tenggorokan Anda sakit, sariawan, atau mulai mudah memar/berdarah.
Efek samping berikut dapat terjadi:

Mengantuk, denyut jantung cepat, air liur yang berlebihan, kadang-kadang ngompol, tekanan darah rendah, atau pertambahan berat badan secara perlahan-lahan – jika Anda mengalami gejala-gejala di atas, beritahu dokter Anda.

Hindari alkohol karena zat itu dapat membuat Anda tidur atau pusing. Ganja dapat membuat Anda jatuh sakit lagi. Berhati-hatilah jika menyetir mobil atau mengoperasikan mesin karena Anda dapat bereaksi lebih lambat pada waktu-waktu yang membahayakan.

Anda mesti memberitahukan perkembangan hal-hal yang disebutkan dalam kartu ini ketika mengunjungi:

 

*Dokter *Dokter Gigi

*Apoteker *Pengobat Tradisional

PERINGATAN UMUM

Jika Anda menghentikan clozapine secara tiba-tiba, Anda dapat mengalami ‘Pantulan Kolinergik’ (Cholinergic Rebound) seperti banyak berkeringat, sakit kepala, mual, muntah, dan diare serta kekambuhan gejala-gejala psikotik.

  • Beritahukan dokter atau apoteker Anda sesegera mungkin jika Anda tidak merasa dalam kondisi baik ketika meminum clozapine.
  • Clozapine dapat meningkatkan efek alkohol, membuat Anda merasa lebih ngantuk, pusing, dan merasa berkepala ringan.
  • Clozapine dapat melumpuhkan kemampuan fisik dan mental yang diperlukan untuk menyetir atau mengoperasikan mesin. Hindari aktivitas-aktivitas ini jika Anda merasa ngantuk atau melambat.
  • Konsumsi secara berlebihan minuman-minuman yang mengandung kafein (kopi, teh, kola, dsb) dapat mengakibatkan kecemasan, pergolakan emosi, dan kegelisahan serta dapat juga meningkatkan kadar plasma clozapine secara berarti.

EFEK SAMPING YANG UMUM DALAM PENGGUNAAN CLOZAPINE

Efek Samping Penanganan
Rasa letih dan mengantuk (tidur) dapat menjadi masalah. Pemberian dosis pada malam hari dapat membantu, atau pengubahan dosis mungkin diperlukan. Hubungi dokter Anda jika gejala-gejala ini berlanjut.
Pertambahan berat badan. Pantaulah makan dan minum Anda. Pertahankan diet yang sehat dan cobalah hindari makanan dengan kandungan lemak yang tinggi. Berolahragalah secara teratur. Beritahu dokter Anda jika Anda merasa ada pertambahan berat badan atau pembesaran lingkar pinggang.
Suhu yang tinggi dapat dialami pada satu atau dua minggu pertama pengobatan. Sakit tenggorokan, sariawan mulut, gejala-gejala ‘mirip flu’ seperti pembengkakan organ penelanan atau pertanda lain yang mencirikan infeksi. Suhu tubuh yang tinggi biasanya menghilang seiring berjalannya waktu. Walaupun demikian, hubungi dokter Anda untuk memastikan tidak ada sebab-sebab yang lain, seperti infeksi, terutama ketika demam berlanjut dan Anda mengalami gejala-gejala yang lain juga.
Denyut jantung yang cepat bahkan ketika Anda beristirahat adalah hal yang lumrah pada minggu-minggu pertama pengobatan. Biasanya menghilang seiring berjalannya waktu. Hubungi dokter Anda jika gangguan ini berlanjut atau jika Anda mengalami sakit dada dan sesak napas pada waktu yang bersamaan.
Aktivitas kantong kemih yang tidak terkendali, terutama pada malam hari (ngompol) dapat terjadi pada waktu kapanpun selama menggunakan clozapine. Pengubahan dosis clozapine pada malam hari atau batasi minum jika akan tidur. Hubungi dokter Anda jika gejala ini berlanjut.
Pusing, kepala terasa ringan, atau serasa mau pingsan ketika bangkit berdiri. Bangkit dari posisi berbaring atau duduk perlahan-lahan; angkat kaki Anda ke sisi tempat tidur selama beberapa menit sebelum bangun. Jika pusing berlanjut atau jika Anda merasa akan pingsan, hubungi dokter Anda.
Peningkatan produksi air liur dapat menjadi hal yang mengganggu pada malam hari. Hubungi dokter Anda, karena ada obat yang dapat mengurangi/mengatasi masalah ini.
Sembelit dapat menjadi masalah yang berkepanjangan. Tingkatkan makan makanan yang berserat, minum cairan banyak-banyak dan berolahragalah secara teratur. Obat pelancar buang air besar atau pencahar (obat yang mengencerkan tinja) dapat membantu melancarkan buang air besar Anda.
Mual dan muntah dapat terjadi pada minggu pertama pengobatan. Jika hal ini terjadi, hubungi dokter Anda, karena dibutuhkan obat anti-mual untuk mengatasi masalah ini.

 

EFEK SAMPING YANG JARANG DALAM PENGGUNAAN CLOZAPINE

Efek Samping Penanganan
Agranulositosis (Agranulocytosis) adalah kondisi darah di mana jumlah sel darah putih berkurang. Sel darah putih merupakan zat yang penting karena zat ini dibutuhkan untuk melawan infeksi (virus, bakteri, dsb). Tidak ada cara untuk mengetahui siapa saja yang punya resiko untuk mengalami agranulositosis. Walaupun demikian, dengan tes darah secara teratur hal ini dapat terdeteksi sejak awal. Jika clozapine dihentikan sesegera mungkin, sel darah putih seharusnya akan segera kembali ke dalam jumlah yang normal. Pada sejumlah pasien, tambahan obat lithium (1 atau 2 tablet) dapat membantu mengembalikan sel putih dan neutrofil (salah satu jenis sel darah putih – penerjemah) sehingga kembali normal.
Miokarditis (Myocarditis) adalah sebuah kondisi di mana otot jantung mengalami radang. Jika Anda mengalami denyut jantung yang cepat atau tidak beraturan yang terjadi bahkan ketika Anda beristirahat, yang diiringi dengan nafas yang cepat dan pendek-pendek, nyeri dada, serta pusing atau kepala terasa ringan, hubungi dokter Anda atau kunjungilah Unit Gawat Darurat di rumah sakit terdekat Anda. Mintalah untuk dirujuk kepada ahli jantung.
Kejang atau pitam (sawan) dapat terjadi di waktu yang manapun selama pengobatan dan seringkali berkaitan dengan dosis atau peningkatan dosis. Hubungi dokter Anda atau pergilah ke Unit Gawat Darurat rumah sakit terdekat ketika kejang terjadi. Dosis clozapine Anda mungkin butuh untuk diturunkan atau Anda mungkin membutuhkan obat lain untuk mengendalikan kejang.
Diabetes atau peningkatan kadar gula darah. Hubungi dokter Anda selekas mungkin jika Anda mengalami tanda-tanda peningkatan gula darah seperti haus yang sangat, mulut dan kulit yang kering, kulit yang memerah, kehilangan selera makan, atau buang air kecil dalam jumlah yang banyak.

‘Selalu berkonsultasi dengan apoteker atau dokter yang meresepkan untuk setiap masalah medis Anda.’ 

‘Clozapine jangan pernah dihentikan secara tiba-tiba kecuali jika dokter Anda menyuruh demikian.’

MENGELOLA GANGGUAN TIDUR

TIDUR YANG NORMAL

Rata-rata, orang dewasa tidur selama 6-8 jam setiap 24 jam sekali. Bayi tidur lebih lama, sebagaimana juga para remaja. Seiring dengan bertambahnya usia maka kita membutuhkan lebih sedikit tidur. Pola tidur kita yang normal terlihat seperti bagan berikut ini:

Fase 1-4 adalah fase dari tidur yang semakin dalam. Tidur REM (Rapid Eye Movement – Pergerakan Mata yang Cepat) dinamai demikian karena terjadi pergerakan mata yang cepat. Tidur yang demikian dinamakan pula tidur ‘pembalikan’ (paradoxical) karena otot-otot sepenuhnya rileks akan tetapi otak masih aktif. Kebanyakan mimpi terjadi dalam tidur REM.

Kita menghabiskan sepertiga hidup kita untuk tidur, hanya sedikit yang dapat dimengerti akan apa sebenarnya tujuan tidur. Penelitian menunjukkan bahwa jika seseorang kurang tidur, mereka cenderung untuk mengejar kekurangan tidur mereka dengan tidur REM (yang bermimpi). Maka, alih-alih tidur REM semakin maksimal ketika menuju pagi, orang yang kurang tidur cenderung cepat terjatuh ke dalam tidur REM – yang disebut juga ‘pengurangan REM secara terselubung.’

INSOMNIA

Istilah ilmiah untuk gangguan kurang tidur adalah insomnia. Dalam hal ini digunakan sudut pandang orang yang mengalaminya: jika ia berpikir kalau tidur mereka kurang atau abnormal maka mereka dikatakan mengalami insomnia. Sekitar sepertiga dari orang dewasa diketahui mengalami insomnia tiap tahunnya, dan sekitar setengah dari jumlah ini memandang masalah mereka ini sebagai hal yang serius. Gangguan tidur meningkat bersama usia dan lebih umum pada perempuan daripada lelaki. Walupun gangguan ini umum, banyak orang tidak mencari bantuan ketika mengalami insomnia, maka seringkali gangguan ini tidak ditangani. Insomnia seringkali merupakan sebuah pertanda akan sesuatu yang salah pada hidup seseorang. Walaupun demikian, kadang-kadang itu hanyalah bagian dari gaya hidup, sebagai contoh:

  • Gangguan tidur pada pekerja yang kerjanya bergiliran waktunya (shift worker)
  • Gangguan karena penerbangan jarak jauh dengan melewati zona waktu yang berbeda (jet lag syndrome)
  • pola tidur/bangun yang tidak teratur
  • Gangguan tidur karena alkohol atau zat lainnya (misalnya stimulan semacam amfetamin).

Pada kasus yang lain, insomnia dapat disebabkan karena stres kehidupan, seperti ujian, wawancara untuk mendapatkan pekerjaan, atau stres karena pekerjaan. Biasanya masalah-masalah ini terjadi dalam rentang waktu yang pendek (<1 minggu) dan pulih sendiri secara alamiah atau membutuhkan pengobatan berjangka-pendek (lihat ‘pengobatan’ di bawah). Kadangkala jika stresnya semakin kuat (misalnya waktu berduka) hal itu dapat berlangsung lebih lama (1-3 minggu). Lagi-lagi pengobatan gangguan ini biasanya hanya menghilangkan gejalanya saja. Masalah-masalah yang lebih berat berupa gangguan-gangguan tidur (>1 bulan). Gangguan ini dapat berupa:

Gangguan Pernafasan di Saat Tidur (Sleep Apnoea Syndrome)

Biasanya terjadi pada orang yang beratnya berlebihan, saat nafas berkurang alirannya pada waktu tidur REM, yang kemudian menjadi mendengkur, sering terjaga di tengah malam yang berakibat pada rasa ngantuk di siang hari.

Gangguan Kaki yang Tidak Mau Diam (Restless Legs Syndrome)

Gangguan untuk terlelap tidur karena yang mengalaminya punya dorongan untuk tidak berhenti bergerak.

Depresi

Kesulitan untuk jatuh tertidur & biasanya terjaga 3-4 jam sebelum waktu tidur yang normal.

Kecemasan

Kesulitan untuk jatuh tertidur dan tidur yang gelisah dan tidak menghilangkan perasaan lelah.

Mania

Berkurangnya kebutuhan untuk tidur karena energi yang berlebihan.

Psikosis

Seringkali berupa pembalikan siklus tidur dan terjaga (misalnya, tidur di siang hari dan terjaga di malam hari – penerjemah).

Penyalahgunaan Zat

Stimulan mengurangi tidur; alkohol membuat tidur yang pendek namun tidak memuaskan.

EVALUASI

Sebuah ‘Catatan Harian untuk Masalah Tidur’ (Sleep Diary) sangat berguna untuk memantau pola tidur. Catatan sudah semestinya mencakup waktu-waktu ketika terlelap tidur, waktu pergi tidur, dan tidur siang. Merupakan hal yang berguna juga mencatat penggunaan kafein, makan, alcohol, dan aktivitas olahraga.

ALAT PENGUKUR TIDUR (POLYSOMNOGRAPHY)

Alat ini digunakan dalam laboratorium untuk meneliti tidur guna mengukur gelombang otak, pergerakan mata, pergerakan otot dan aliran nafas.

MEMBANTU DIRI ANDA UNTUK MENDAPATKAN TIDUR YANG BAIK

Prinsip umum agar bisa tidur lelap pada saat malam hari adalah melakukan rutinitas yang sehat pada siang/malam hari; dan pastikan bahwa tempat tidur berkaitan dengan aktivitas tidur daripada berkaitan dengan aktivitas di saat bangun.

Lakukanlah:

  • punya waktu yang pasti dan teratur untuk pergi tidur dan bangun pada pagi hari (bahkan jika merasa lelah).
  • punya ruangan yang tenang dan gelap (atau gunakan penapis cahaya atau sumbat telinga).
  • rileks sebelum pergi tidur (mandi air hangat, mendengarkan musik yang membuat santai, atau melakukan relaksasi)
  • minum susu hangat atau teh herbal sebelum berhenti beraktivitas di malam hari.
  • jika Anda berbaring tapi tetap terjaga selama 20 menit, BERANJAKLAH dari tempat tidur, pergi ke ruangan lain, lakukan sesuatu yang membuat santai, lalu kembalilah ke tempat tidur; ulangi jika perlu.

Jangan lakukan:

  • tidur di siang hari
  • berbaring di saat pagi akan berakhir (bahkan jika merasa lelah)
  • meminum teh/kopi dalam waktu 6 jam sebelum waktu tidur
  • makan makanan yang berat ketika menjelang tidur
  • menggunakan alkohol untuk membantu tidur
  • tetap terjaga di atas tempat tidur untuk jangka waktu yang lama
  • menonton TV di tempat tidur
  • menggunakan tempat tidur untuk keperluan selain tidur dan seks
  • berolahraga dengan semangat ketika menjelang waktu tidur

Teknik relaksasi khusus dapat membantu; cobalah Relaksasi Otot secara Bertahap yang dijelaskan di bawah.

LATIHAN RELAKSASI OTOT

Duduklah pada kursi yang nyaman dalam ruang yang tenang, paparkan (ratakan) telapak kaki Anda dan istirahatkan kedua belah tangan di pangkuan Anda, TUTUP MATA ANDA dan BERNAFASLAH PERLAHAN-LAHAN (sekitar 10 kali nafas per menit) selama 3 menit. Setelah 3 menit melakukan pernafasan perlahan-lahan, mulailah latihan relaksasi otot: tegangkan setiap kelompok otot Anda selama 10 detik, lalu rilekskan selama 10 detik pula, dengan urutan sebagai berikut:

Tangan – kepalkan telapak tangan Anda, lalu rileks.

Lengan bawah – tekuk lengan bawah Anda pada pergelangan tangan, lalu rileks.

Lengan atas – tekuk lengan atas Anda pada siku, lalu rileks.

Bahu – angkat kedua belah bahu Anda, lalu rileks.

Leher – regangkan leher Anda secara perlahan-lahan ke kiri, ke depan, ke kanan, dan ke belakang dalam perputaran yang lambat, lalu rileks.

Dahi dan bagian atas kepala – naikkan alis Anda, lalu rileks.

Mata – tutup mata Anda kencang-kencang, lalu rileks.

Rahang – katupkan gigi Anda kuat-kuat, lalu rileks.

Dada – tariklah nafas dalam-dalam, lalu buang nafas dan kemudian rileks.

Perut – kempiskan perut Anda, lalu rileks.

Punggung bagian atas – tekuk punggung Anda ke depan, lalu rileks.

Punggung bagian bawah – selagi duduk, tekuk punggung Anda ke belakang sehingga berbentuk busur, lalu rileks.

Pantat – tegangkan pantat Anda, lalu rileks.

Paha – dorong kaki Anda kuat-kuat ke arah lantai, lalu rileks.

Betis – angkat jemari kaki Anda menjauh dari lantai, lalu rileks.

Kaki – tekuk jemari kaki Anda ke bawah, lalu rileks.

Lanjutkan untuk bernafas secara perlahan-lahan selama 5 menit, nikmatilah perasaan yang menjadi tenang dan santai.

Seiring dengan bertambah baiknya Anda pada aktivitas relaksasi, merupakan hal yang lebih menarik untuk memadukannya dengan ingatan akan suasana yang membuat tenang (misalnya saat berbaring di pantai).

Sesi relaksasi membutuhkan waktu sekitar 15-20 menit.

Kadang-kadang semua teknik yang kita coba tidak membantu. Jika demikian, maka obat-obatan dapat membantu untuk memperbaiki pola tidur kita, akan tetapi ini bukanlah solusi jangka panjang dan secara umum biasanya menggunakan dosis efektif yang seminimal mungkin serta untuk jangka waktu yang terbatas (tidak lebih dari 10-14 hari).

Obat-obatan tersebut meliputi:

Benzodiazepine

Obat yang kerjanya pendek, misalnya Temazepam, Oxazepam

Obat yang waktu kerjanya lebih lama, misalnya Diazepam, Nitrazepam

Obat-obatan ini bisa menimbulkan ketagihan dan hanya dapat digunakan untuk jangka waktu pengobatan yang pendek (maksimum 10-14 hari). Efek samping yang lainnya termasuk merilekskan otot (yang dapat berakibat terjatuh di saat berjalan dsb), keterbatasan daya pikir atau efek sakit seperti bekas mabuk (hangover effect) (lebih sering terjadi dengan obat yang waktu kerjanya lebih lama). Obat-obatan ini menekan tidur REM dan ketika obat-obatan ini dihentikan efek pantulan REM terjadi dengan peristiwa masuknya tidur secara cepat kepada mimpi yang jelas.

Hipnosis Non-Benzodiazepine

Zopiclone, Zolpidem

Obat-obatan yang lebih baru ini memiliki keunggulan dibandingkan benzodiazepine karena obat-obatan ini secara umum tidak menyebabkan efek lain dan tidak menyebabkan efek sakit seperti habis mabuk. Obat-obatan ini secara umum tidak menyebabkan ketergantungan seperti halnya obat golongan benzodiazepine akan tetapi ada efek samping pembentukan kebiasaan dan seharusnya secara umum digunakan untuk waktu yang pendek (maksimum 10-14 hari). Obat-obatan ini tidak menekan tidur REM.

Zolpidem berkaitan dengan efek samping berbahaya yang dapat timbul termasuk berjalan selagi tidur, menyetir selagi tidur dan perilaku aneh lainnya. Obat ini jangan diminum bersama alkohol, dan kehati-hatian yang sangat dibutuhkan ketika mengombinasikannya bersama obat-obatan yang lain. Pengobatan dengan Zolpidem tidak boleh melebihi dari empat minggu.

Obat-obatan Lain yang Digunakan untuk Tidur

Melatonin dapat berguna untuk tidur, dan banyak orang menggunakannya untuk mengatasi jet lag.

Antipsikotik yang menidurkan seperti quetiapine dan olanzapine; obat-obatan ini dapat menimbulkan efek samping yang problematis dan disarankan dalam PBS – Pharmaceutical Benefits Scheme (Skema Manfaat Obat-obatan; di Australia – penerjemah) – hanya untuk gangguan psikotik dan gangguan bipolar.

Antihistamine – tujuan utamanya bukan sebagai obat hipnosis, tapi obat ini memiliki efek samping yang menidurkan.

Barbiturate – sangat jarang diresepkan sekarang ini karena efek samping yang berarti.

Memantau Catatan Harian tentang Alam Perasaan dan Tidur akan memberikan informasi dalam mempertahankan kondisi Anda yang sudah baik

Catatan Harian Alam Perasaan dan Aktivitas Tidur

Hari Tanggal Jam Komentar Waktu Tidur Waktu Bangun Tidur (Jam)
             
             
             
             
             
             

MENJAGA KESEHATAN FISIK ANDA

Orang dengan gangguan jiwa punya resiko yang tinggi untuk mengalami sejumlah kondisi medis tertentu yang dapat berdampak negatif pada kualitas dan lamanya hidup. Selain itu, beberapa obat-obatan kesehatan jiwa punya efek samping yang dapat meningkatkan resiko untuk terpapar kondisi medis tertentu, terutama penyakit jantung. Merupakan hal yang penting untuk orang dengan gangguan jiwa untuk berwaspada terhadap masalah-masalah ini dan untuk memastikan kesehatan fisik mereka tetap terpantau dan segala masalah-masalah yang timbul ditangani secara baik.

Diskusikan masalah-masalah tersebut dengan dokter Anda dan pastikan Anda menyimpan catatan tentang berat badan Anda, ukuran lingkar pinggang, dan tekanan darah. Kami juga menyarankan Anda harus menyelesaikan beberapa tes darah secara teratur untuk memantau kesehatan fisik Anda.

‘Orang dengan gangguan jiwa punya resiko yang tinggi untuk mengalami sejumlah kondisi medis tertentu yang dapat berdampak negatif pada kualitas dan lamanya hidup.’

STRATEGI UMUM: DIET DAN OLAHRAGA

Diet yang sehat dan olahraga merupakan hal yang baik bukan Cuma untuk kesehatan fisik Anda tapi juga untuk kesehatan jiwa Anda. Jauh lebih baik untuk melakukan diet yang sehat dan makan yang teratur alih-alih pada diet yang ‘temporer’ yang dilaksanakan untuk mengurangi berat badan secara cepat; secara umum berat badan akan kembali setelah diet selesai dan ini tidak baik bagi kesehatan tubuh Anda.

Diet:

  • Pastikanlah Anda makan secara teratur tiga kali sehari.
  • Sarapan itu sangat penting maka pastikan Anda sarapan setiap pagi.
  • Cobalah kurangi konsumsi yang manis-manis, gula, kue dan minuman kalengan. Makanan cepat saji tidaklah sehat: makanlah makanan jenis ini sekali-kali saja, jika Anda tidak dapat menghindarinya, akan tetapi tidak lebih dari sekali seminggu.
  • Kurangi roti, pasta, kentang, dan beras. Jika Anda memakan makanan-makanan ini, gunakanlah variasinya yang lebih sehat, misalnya roti dengan komposisi gandum yang majemuk, kentang yang manis, dan beras merah.
  • Batasi jumlah produk susu yang Anda konsumsi, dan gunakan variasinya yang rendah lemak dari produk tersebut. Air putih adalah minuman yang terbaik!

Buah segar dan sayuran sangat sehat: buah yang dingin juga baik untuk Anda. Ikan sangat bagus, terutama ikan berminyak seperti tuna dan salmon. Daging merah itu oke jika dimakan hanya beberapa kali seminggu akan tetapi harus bebas dari lemaknya. Selalu panggang atau rebus daripada menggorengnya. Minyak zaitun itu fantastis: tuangkan di atas selada dan pada makanan lainnya.

Merupakan hal yang berguna untuk menyimpan buku harian makanan sehingga Anda tahu secara tepa tapa yang telah dana kan Anda makan. Ingat alcohol mengandung banyak karbohidrat dan juga memicu selera sehingga dapat menggemukkan badan.

Diet: 10 Tip Teratas

Pilih buah, sayuran, dan kacang-kacangan sebagai makanan ringan

Sajikan 3 buah setiap hari

Termasuk 30 gr (1,5 sendok makan) kacang-kacangan yang tidak asin setiap harinya

Sertakan sayuran setiap makan pagi, siang, dan malam

Makan sayuran hijau berdaun dan tomat setiap hari

Pilihlah roti dan sereal dengan gandum yang majemuk

Penyajian sesuai dengan kadar aktivitas Anda

Makanlah kacang polong 3 atau 4 kali seminggu
Makanlah ikan salmon 1 atau 2 kali setiap minggunya
Makanlah daging tanpa lemak 3 atau 4 kali seminggu
Sertakan 2 atau 3 hidangan produk susu setiap hari
Gunakan minyak zaitun sebagai bubuhan lemak yang utama
Makan dan minum yang manis-manis hanya untuk acara khusus saja
Air putih atau air mineral adalah minuman yang terbaik

Opie R.S., 2016 (digunakan dengan izin)

Olahraga sangat baik bagi Anda. Aktivitas tersebut membantu meningkatkan vitalitas tubuh dan pikiran Anda. Jalan kaki di waktu pagi-pagi sekali sewaktu udara masih segar membantu Anda agar lebih bersemangat dan juga membantu mengembalikan jam tidur dan bangun Anda.

  • Biasakanlah berjalan kaki sebagai bagian dari rutinitas harian Anda yang lain. Sebagai contoh, parkirkan kendaraan Anda agak jauh dari tujuan, atau turun dari kereta atau trem sebelum tujuan Anda, dan selanjutnya berjalanlah ke tempat itu.
  • Pantaulah langkah kaki Anda: kebanyakan telepon pintar melakukan hal ini untuk Anda secara otomatis, atau Anda dapat mengunduh berbagai aplikasi untuk hal ini.
  • Cobalah berolahraga setidaknya sekali sehari sehingga nafas Anda terengah-engah: jangan paksa melampaui hal itu, lakukanlah secara bertahap perlahan-lahan dari pekan ke pekan.
  • Tempat latihan (gym) bisa jadi merupakan tempat yang baik yang memungkinkan Anda untuk bersosialisasi. Sejumlah tempat latihan menawarkan potongan harga pada waktu-waktu tertentu ketika mereka sepi, maka tanyakanlah hal itu kepada pengelola tempat latihan terdekat. Carilah kawan yang bisa menemani sehingga Anda punya dukungan dan motivasi. Sekurang-kurangnya tiga kali dalam seminggu selama 30-40 menit merupakan aktivitas yang baik. Mintalah kepada pengelola tempat latihan Anda untuk menasehati Anda tentang jadwal yang bisa Anda ikuti dan pastikan Anda tahu apa yang Anda lakukan dengan berbagai mesin dan alat berat. Lagi-lagi, jangan memaksakan diri, namun lakukanlah secara perlahan-lahan dari minggu ke minggu.

PEMANTAUAN METABOLISME YANG DISARANKAN

Pemantauan yang disarankan (setidaknya enam bulan sekali) akan berbeda-beda pada setiap individu, bergantung pada faktor-faktor resiko tertentu, dan jenis obat yang digunakan. Contoh dari ‘Form Pemantauan Metabolisme St Vincent’ (St Vincent’s Metabolic Monitoring Form) telah dengan berhasil diterapkan di Rumah Sakit St Vincent, Melbourne (disediakan di tengah-tengah booklet ini — penerjemah): gunakan form tersebut untuk memantau kesehatan fisik Anda dan beritahukanlah dokter Anda ketika tes Anda tengah direncanakan.

Pemantauan tersebut termasuk:

  • angka yang menunjukkan besarnya: berat badan, lingkar pinggang, tekanan darah
  • tes darah untuk:
  • fungsi liver
  • fungsi ginjal
  • kadar gula ketika berpuasa (untuk tes diabetes)
  • kadar lemak ketika berpuasa (untuk mengetahui kadar lipid)
  • prolaktin (kelenjar air susu – penerjemah)

Sejumlah obat-obatan antipsikotik (misalnya amisulpride, paliperidone, and risperidone) dapat menyebabkan hormon kelenjar air susu (prolaktin) yang meningkat (prolactin adalah hormon yang dilepaskan oleh kelenjar di bawah otak). Jika Anda sedang menggunakan salah satu dari obat-obatan ini, Anda akan membutuhkan pengukuran kadar prolaktin secara teratur (setiap 6-12 bulan).

Mulut yang kering karena penggunaan obat-obatan yang memulihkan gangguan psikosis dan gangguan alam perasaan dapat mempengaruhi kesehatan gigi Anda. Anda sudah semestinya memeriksakannya secara teratur ke dokter gigi.

Jika Anda sedang menggunakan lithium Anda akan membutuhkan pemeriksaan kadar hormon tiroid dan lithium setiap enam bulan sekali.

Jika Anda sedang menggunakan sodium valproate atau carbamazepine Anda akan membutuhkan penghitungan darah dan pengukuran tekanan darah yang dilakukan setiap enam bulan sekali.

Jika Anda sedang menggunakan clozapine Anda akan membutuhkan tes darah mingguan dalam kurun waktu 1 sampai 18 bulan pengobatan, dan setelah itu dilakukan sebulan sekali; juga diperlukan tes fungsi jantung (dokter Anda akan mengaturnya untuk Anda).

Selain itu, jika Anda sudah ada masalah jantung sebelumnya atau sedang mempergunakan obat yang dapat mempengaruhi jantung (misalnya ziprasidone atau clozapine) Anda sudah semestinya melakukan tes jantung secara berkala (electrocardiography – ECG).

MEROKOK DAN OBAT-OBATAN KESEHATAN JIWA

Merokok adalah penyebab utama dari kesehatan fisik yang buruk bagi banyak orang dengan gangguan jiwa. Berhenti atau mengurangi merokok bisa jadi merupakan hal yang sulit karena hal itu dapat menimbulkan efek kehilangan, kesedihan, dan kecemasan. Pertambahan berat badan juga merupakan masalah umum bagi para perokok dan dapat menjurus pada keengganan untuk berhenti atau kembali lagi merokok setelah berhasil berhenti; maka dari itu, persiapan yang baik dan dukungan yang terus berlanjut merupakan hal yang sangat penting untuk mengurangi stres yang berkaitan dengan berhenti merokok.

Tar yang terkandung dalam rokok dapat menyebabkan tubuh untuk mengurai beberapa obat, khususnya clozapine, olanzapine, atau haloperidol lebih cepat dari biasanya. Maka apabila Anda diresepkan clozapine, olanzapine, atau haloperidol dan apabila Anda adalah seorang perokok, Anda akan membutuhkan dosis yang lebih tinggi untuk mencapai manfaat yang sama. Biasanya ini bukanlah masalah sama sekali, karena dosis clozapine, olanzapine, atau haloperidol yang Anda minum berbeda-beda bagi tiap individu dan dipengaruhi oleh aktivitas merokok Anda (atau tidak merokok, sebagai contoh kemungkinan yang lainnya). Akan tetapi jika Anda merokok dan Anda mempertimbangkan untuk berhenti merokok, atau jika sekarang ini baru saja berhenti merokok, merupakan hal yang penting bagi Anda untuk menghubungi dokter Anda, tim kesehatan jiwa, atau apoteker setempat untuk mendiskusikan masalah ini, dan dengan demikian maka dosis clozapine, olanzapine, atau haloperidol perlu untuk disesuaikan.

Jika Anda mengalami gangguan jiwa, jangan berhenti merokok atau mengubah kebiasaan merokok Anda, bahkan jika Anda berencana untuk menggunakan Terapi Penggantian Nikotin, tanpa mendapatkan nasehat terlebih dulu dari profesional kesehatan. Jika Anda punya lebih banyak pertanyaan, diskusikan hal ini dengan dokter atau apoteker Anda.

TERAPI PENGGANTIAN NIKOTIN

Nikotin adalah bahan aktif yang bisa membuat ketagihan yang terdapat dalam tembakau dan dapat digantikan dengan tambalan (patch), pelega tenggorokan, pelega pernafasan, permen karet atau semprotan untuk mengurangi hasrat untuk tetap merokok. Besarnya dosis awal berbeda-beda pada tiap individu tergantung pada jumlah kebiasaan Anda merokok dan dosis yang membuat kecanduan Anda terpuaskan. Efek samping yang mungkin timbul termasuk tak bisa tidur, sakit kepala, dan mimpi buruk. Jika Anda telah siap untuk berhenti merokok, pengganti nikotin dapat diresepkan oleh dokter umum Anda.

Bupropion (Zyban®) adalah obat antidepresan yang dapat membantu mengurangi rokok. Obat ini punya semua efek samping dari obat antidepresan dan sudah semestinya digunakan dengan hati-hati, jika Anda punya riwayat kejang-kejang.

Varenicline (Champix®) punya mekanisme aksi pada sel saraf penerima (reseptor) yang sama dengan nikotin untuk mengurangi kecanduan. Obat ini butuh dinaikkan hingga pada dosis yang efektif selama dua minggu untuk mengurangi resiko mual. Obat ini juga dapat menimbulkan sakit kepala, mimpi yang jelas, dan juga dapat menimbulkan atau memperburuk depresi dan gejala psikotik.

Penggunaan Bupropion dan Varenicline merupakan hal yang rumit pada orang dengan gangguan jiwa. Ada alasan-alasan untuk percaya bahwa obat-obatan itu dapat memperburuk gejala psikotik atau menimbulkan pergolakan emosi, atau bahkan menimbulkan perasaan ingin bunuh diri. Maka, gunakanlah obat-obatan tersebut hanya dengan kehati-hatian dan harus dipantau dengan cermat penggunaannya pada mereka yang mengalami gangguan jiwa dan pada mereka yang punya masalah kejiwaan yang lebih ringan.

Sumber Daya Kesehatan Jiwa untuk Pasien St Vincent
– Kartu Berhenti Merokok –

Jika Anda merokok atau mempertimbangkan untuk berhenti merokok, atau Anda saat ini telah berhenti merokok, merupakan hal yang sangat penting untuk menghubungi dokter Anda, tim kesehatan, atau apoteker setempat untuk mendiskusikan hal ini, karena obat yang Anda gunakan dapat dengan berarti dipengaruhi oleh rokok (dan oleh penghentian kebiasaan merokok)

Mohon jangan menghentikan atau mengubah kebiasaan merokok Anda, bahkan jika Anda berencana menggunakan Terapi Pengganti Nikotin, tanpa terlebih dahulu mendapatkan nasehat dari anggota tim kesehatan Anda.

Jika Anda merokok, Anda perlu mengubah dosis:

  • Clozapine
  • Olanzapine
  • Haloperidol

PENYALAHGUNAAN DAN KETERGANTUNGAN ZAT

Obat medis dapat memainkan bagian yang penting pada pengobatan dalam hubungannya dengan penyalahgunaan dan ketergantungan zat. Obat-obatan medis ini, ketika digunakan dengan diiringi konsultasi dan perubahan gaya hidup, dapat membuat pilihan untuk tak lagi menggunakan narkoba dan alkohol, lebih mudah. Obat-obatan medis seringkali diminum dalam jangka waktu yang panjang sehingga dalam diri orang tersebut muncul gaya hidup yang bebas narkoba. Penggunaan obat-obatan medis terbukti bermanfaat untuk menghilangkan ketergantungan alkohol, nikotin, dan madat (opium) dan juga dapat menghilangkan ketergantungan terhadap amfetamin, ganja, dan narkoba lainnya.

Ketika seseorang berhenti untuk menggunakan narkoba atau alkohol mereka seringkali melewati periode pemberhentian pemakaian yang secara medis dapat berbahaya. Orang dengan ketergantungan zat, terutama mereka yang punya ketergantungan terhadap alkohol, seringkali memerlukan tambahan vitamin termasuk thiamine (vitamin B1 – penerjemah) untuk mencegah kerusakan otak secara jangka panjang.

KETERGANTUNGAN TERHADAP MADAT (OPIUM)

Gejala-gejala pelepasan dari madat (opium) ketika pemakaian madat dihentikan atau dikurangi dapat bertahan selama beberapa hari hingga beberapa minggu. Gejala-gejalanya meliputi: berkeringat, ber-ingus, mata berair, menguap, diare, mual, muntah, menggigil dan merinding, nyeri pada otot dan keram, gelisah dan susah tidur, mudah tersinggung dan cemas, kehilangan selera dan kecanduan narkoba.

Untuk ketergantungan terhadap madat dalam kadar yang parah, Terapi Pengganti seperti methadone dan buprenorphine tersedia dan dapat digunakan. Methadone and buprenorphine adalah cairan/tablet/film yang digunakan sebagai pengganti madat injeksi seperti heroin atau morphine. Selama orang tersebut menggunakan obat-obatan pengganti ini, mereka dapat mengurangi ketergantungan terhadap madat, dan memungkinkan seseorang untuk menjauhkan diri dari menyuntikkan narkoba (karena methadone dan buprenorphine, meskipun merupakan zat yang berbeda, namun bekerja pada lokasi dan dengan cara yang sama, yaitu pada reseptor [sel penerima] madat injeksi – penerjemah). Obat-obatan ini secara umum punya efek samping yang persis seperti madat lainnya termasuk tidur, sembelit, mual, dan mulut kering. Kemungkinan overdosis tetap ada. Buprenorphine kini tersedia dalam paduannya dengan naloxone (terkenal dengan nama Suboxone®).

Orang yang berniat untuk menjauh dari semua macam madat, Terapi Pengekangan Diri (Abstinence Therapies) seperti naltrexone dapat membantu mereka untuk tetap menjauhkan diri. Mekanisme kerja obat ini adalah menghambat efek dari madat. Obat ini harus dijalankan di bawah pengawasan yang ketat, karena adanya resiko overdosis opium ketika naltrexone dihentikan. Naltrexone dapat digunakan sebagai tablet atau sebagai implan.

KETERGANTUNGAN ALKOHOL

Konsumsi alkohol dalam jangka panjang dapat menyebabkan kekurangan thiamine (vitamin B1) dalam tubuh yang dapat mengarah pada gangguan otak yang serius. Tubuh kita tidak dapat menghasilkan thiamine secara alamiah, oleh karena itu thiamine harus diperoleh dari makanan seperti daging, buliran gandum, kacang, buncis kering, ercis (kacang kapri), dan juga kedelai. Dengan demikian, suplemen thiamine seringkali diresepkan untuk orang yang asupan makanannya kurang.

Gejala-gejala pemberhentian alkohol (alcohol withdrawal symptoms) dapat terjadi pada orang dengan ketergantungan alkohol jika mereka mengurangi atau menghentikan kebiasaan minumnya secara tiba-tiba. Tanda-tanda pemberhentian alkohol yang biasa terjadi dapat berlangsung selama 5 hari dan meliputi: gemetar (tremor), mual dan muntah, berkeringat, sakit kepala, cemas, serta depresi dan susah tidur (dapat berlangsung selama beberapa minggu). Disarankan untuk mendiskusikan keputusan berhenti dari kebiasaan minum minuman keras dengan dokter Anda karena obat-obatan medis mungkin dibutuhkan untuk mencegah komplikasi pada efek pemberhentian alkohol.

Obat yang umum digunakan dalam proses penghentian penggunaan dan agar tetap berhenti dari alkohol contohnya:

Acamprosate (Campral®) yang membantu mengurangi kecanduan alkohol. Efek samping utamanya adalah diare dan gangguan pada perut yang akan berlalu setelah minggu pertama penggunaan lewat.

Naltrexone (Revia®) membantu menghambat efek yang menyenangkan dari penggunaan alkohol. Obat ini sebaiknya jangan digunakan dengan obat penghilang nyeri yang kuat seperti morphine, codeine, atau oxycodone, atau bersama-sama dengan heroin. Penggunaan semacam itu dapat membuat obat medis tersebut tidak efektif dan menyebabkan gejala pemberhentian (withdrawal symptoms) dari opium yang coba dilepaskan. Merupakan hal yang penting untuk memberitahu dokter Anda bahwa Anda tengah menggunakan naltrexone pada saat Anda membutuhkan pereda nyeri yang kuat. Naltrexone dapat juga menimbulkan mual, sakit kepala, mimpi yang jelas, dan perubahan pada fungsi liver.

Disulfiram (Antabuse®) menghambat penguraian alkohol, dan menghasilkan penumpukan produk racun yang telah terurai jika alkohol tetap diminum terus oleh orang yang bersangkutan. Obat ini digunakan agar seseorang jera mengonsumsi alkohol dengan menimbulkan efek mual, tertekan dan kadang-kadang nyeri pada dada setelah minum minuman keras. Obat ini hanya cocok untuk orang yang bermotivasi kuat (untuk berhenti dari alkohol – penerjemah) dan sehat secara medis yang mampu bertahan untuk dipantau secara terus-menerus oleh pengawasan yang ketat.

Obat-obatan medis yang lainnya kadang-kadang digunakan untuk memulihkan ketergantungan alkohol termasuk di antaranya baclofen dan topiramate.

Untuk informasi lebih jauh silakan berbicara dengan dokter atau apoteker Anda atau telepon ke:

Psychotropic Drug Advisory Service
Mental Health Research Institute (MHRI)
INFOLINE: (03) 9389 2920
155 Oak Street, Parkville, Vic, 3052

UCAPAN TERIMA KASIH

Banyak sekali orang yang memberikan masukan dan bimbingan pada proses penulisan dan penyusunan untuk buku kecil ini. Secara khusus kami berterima kasih kepada Christine Culhane (MHRI, Melbourne), Deirdre Alderton (Fremantle Hospital, Perth), Dr. Adam Pastor, Katie Weedon & Dr. Natalie Knoesen (Rumah Sakit St. Vincent, Melbourne) dan Julie Nguyen untuk ilustrasinya. Kami juga mengucapkan terima kasih banyak kepada Malinda Edwards dan Mary Veljanovska (Rumah Sakit St. Vincent, Melbourne) untuk desain, produksi, dan administrasi dari buku kecil ini.

© Professor David Castle & Ms Nga Tran
Rumah Sakit St. Vincent dan Universitas Melbourne

Karya ini dilindungi oleh undang-undang. Selain dari penggunaan yang diizinkan seperti yang termaktub dalam Undang-Undang Hak Cipta 1968, tidak diperbolehkan untuk mereproduksi dengan melalui proses apapun tanpa minta izin sebelumnya dari Rumah Sakit St Vincent. Permintaan dan pertanyaan tentang reproduksi beserta haknya mohon dialamatkan ke:

Professor David J. Castle
Tel: (61 3) 9288 4751 Fax: (61 3) 9288 4802
Email: david.castle@svhm.org.au

Versi asli (VERSI 1: FEB 2008) telah diterjemahkan ke dalam bahasa: Cina, Yunani, Italia, Vietnam, dan Arab. Buku kecil ini bisa didapatkan dari Rumah Sakit St Vincent.

Publikasi ini mohon dirujuk sebagai:
‘Informasi Obat-obatan Kesehatan Jiwa: Sebuah Panduan bagi Pasien & Keluarga, 2016’ (Edisi Revisi). VERSI: EDISI KE-4 (Agustus 2016)

PERINGATAN

Informasi yang terkandung dalam buku kecil ini tidak dimaksudkan sebagai pengganti dari perawatan medis. Keputusan berkenaan dengan pengobatan merupakan keputusan medis yang kompleks yang membutuhkan sikap profesional kesehatan yang bebas nilai dan terinformasikan dengan baik tentang kondisi dan riwayat pasien. Rujukan kepada obat atau zat yang manapun tidak dimaksudkan sebagai rekomendasi oleh penulis. Penulis tidak bertanggung-jawab terhadap kejadian klinis yang manapun yang mungkin timbul akibat mengikuti saran-saran yang tertera dalam buku kecil ini.

 

 

CATATAN AKHIR (ENDNOTE)

  1. Beri tanda silang pada obat yang telah diberhentikan atau diganti. Simpanlah catatan harian ini untuk dibagi informasi perkembangannya ketika berkonsultasi dengan dokter Anda.
Print Friendly, PDF & Email

One thought on “Informasi Obat-obatan Kesehatan Jiwa oleh Prof. David Castle & Ms. Nga Tran

Tinggalkan Balasan